Sabtu, 28/07/2012 15:13 WIB

Mendikbud Minta Pelaku Bullying di SMA Don Bosco Ditindak Tegas

Oris Riswan Budiana - detikNews
M Nuh (Ari S/ detikcom)
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh meminta pelaku bullying di SMA Don Bosco ditindak tegas. Ia menyatakan kekerasan macam apapun tidak diperkenankan dalam dunia pendidikan.

"Bullying itu enggak boleh, harus ditindak tegas," kata M Nuh saat ditemui di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Jalan Tamansari, Sabtu (28/7/2012).

Ia mengatakan, jika terbukti ada insiden pemukulan atau kekerasan lain, itu bisa masuk ranah kriminal. "Itu termasuk bisa dilaporkan ke kepolisian," jelasnya.

Sebagai pembelajaran, Nuh meminta siswa yang mendapat kekerasan di sekolahnya untuk melapor ke polisi atau pihak sekolah. "Jadi kalau ada seniornya atau nyulut rokok terus dia tidak terima, dilaporkan saja," imbaunya.

Nuh pun meminta pihak sekolah benar-benar melakukan pengawasan dengan ketat agar bullying tidak terjadi lagi di sekolah.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(ern/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%