Sabtu, 28/07/2012 15:13 WIB

Mendikbud Minta Pelaku Bullying di SMA Don Bosco Ditindak Tegas

Oris Riswan Budiana - detikNews
M Nuh (Ari S/ detikcom)
Jakarta - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh meminta pelaku bullying di SMA Don Bosco ditindak tegas. Ia menyatakan kekerasan macam apapun tidak diperkenankan dalam dunia pendidikan.

"Bullying itu enggak boleh, harus ditindak tegas," kata M Nuh saat ditemui di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Jalan Tamansari, Sabtu (28/7/2012).

Ia mengatakan, jika terbukti ada insiden pemukulan atau kekerasan lain, itu bisa masuk ranah kriminal. "Itu termasuk bisa dilaporkan ke kepolisian," jelasnya.

Sebagai pembelajaran, Nuh meminta siswa yang mendapat kekerasan di sekolahnya untuk melapor ke polisi atau pihak sekolah. "Jadi kalau ada seniornya atau nyulut rokok terus dia tidak terima, dilaporkan saja," imbaunya.

Nuh pun meminta pihak sekolah benar-benar melakukan pengawasan dengan ketat agar bullying tidak terjadi lagi di sekolah.


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(ern/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%