Sabtu, 28/07/2012 14:22 WIB
Dilecehkan Seniornya, Polisi Wanita di Jepang Dipaksa Lepas Baju
Ilustrasi
Insiden ini melibatkan 4 polisi yang bertugas di Kantor Polisi Wilayah Yamato, Prefektur Kanagawa, Jepang. Pihak kepolisian setempat telah menyatakan, keempat polisi yang berusia sekitar 30-an tahun tersebut akan segera dijatuhi sanksi atas perbuatannya ini. Tidak menutup kemungkinan, kasus ini akan dibawa ke jalur hukum.
Kepada atasannya, keempat polisi tersebut telah mengakui perbuatannya dan menyatakan menyesal. Mereka juga menyebut insiden tersebut awalnya merupakan candaan yang keterlaluan.
Seperti dilansir oleh Asia One, Sabtu (28/7/2012), insiden yang terjadi akhir Maret lalu ini berawal ketika keempat polisi pria tersebut sedang menghabiskan waktu luang di sebuah tempat karaoke di Yamato. Salah satu dari mereka kemudian meminta korban untuk bergabung dengan mereka. Terlebih saat itu korban akan dipindahkan ke divisi lain sehingga mereka menjanjikan pesta perpisahan untuk korban.
"Saya menanggapi panggilan mereka karena saya takut jika itu akan mempengaruhi pekerjaan saya di kantor yang baru (jika saya tidak pergi)," ucap korban yang sengaja tidak disebutkan identitasnya.
Saat tiba di tempat karaoke, menurut korban, keempat polisi tersebut tampak asyik minum minuman keras. Saat itu hanya ada 5 orang plus korban. Beberapa saat kemudian, korban merasa perilaku para seniornya tersebut mulai aneh.
Salah seorang dari mereka memaksa untuk mencium korban di pipi saat mereka berfoto bersama dengan telepon genggam. Kemudian seorang polisi lainnya meminta korban untuk melepas pakaiannya dan berganti mengenakan pakaian yang dikenakan polisi lainnya. Meski awalnya sempat menolak, akhirnya korban melepas pakaiannya dan mengenakan kemeja dan celana milik polisi lainnya.
Pasca insiden ini dan korban dipindahkan ke divisi lainnya, korban pun memutuskan melapor ke atasannya yang baru. Penyelidikan internal pun dlakukan dan hasil sementara menyatakan, hanya 2 personel yang terlibat langsung melecehkan korban. Dua personel lainnya yang ada di lokasi disebut-sebut tidak terlibat langsung.
Persidangan kode etik kepolisian pun digelar dan 2 personel yang terlibat langsung dinyatakan bersalah atas tindak pelecehan seksual dan dijatuhi sanksi disiplin. Namun tidak dijelaskan lebih lanjut apa sanksi yang dijatuhkan. Sedangkan 2 personel lainnya dipertimbangkan juga akan diberi sanksi disiplin.
"Kami menyimpulkan bahwa tidak ada kemungkinan untuk membawa kasus ini ke jalur hukum setelah dilakukan investigasi internal dan pembahasan kasus ini dengan Divisi Investigasi kami. Kami akan menangani kasus ini dengan profesional setelah menerima hasil penyelidikan secara menyeluruh," ujar Kepala Kepolisian Prefektur setempat, Shinpei Nawa.
Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV
(nvc/gah)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Jokowi Soal Kopaja: Ini Mobil atau Gerobak? Ngeremnya Pakai Doa
1,249 share this. -
Protes Harga BBM, Mahasiswa Semarang Buka Posko dan Mogok Makan 4 Hari
1,016 share this. -
Mahasiswa Mercu Buana Demo BBM di Meruya, Lalin Macet
602 share this. -
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
592 share this. -
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
568 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 19/06/2013 18:43 WIB
2 Biksu Thailand Dibekuk Polisi Terkait Skandal Seks Anak
-
Rabu, 19/06/2013 18:28 WIB
China Eksekusi Mati Pejabat Pemerkosa 11 Anak
-
Rabu, 19/06/2013 17:27 WIB
Diburu FBI karena Kejahatan Seks Anak, Mantan Dosen AS Dibekuk di Meksiko
-
Rabu, 19/06/2013 17:04 WIB
Soal Asap, Warga Singapura Sebut Pemerintah Lembek terhadap Indonesia
-
Rabu, 19/06/2013 16:30 WIB
Gudang Senjata di Rusia Meledak, Ribuan Orang Dievakuasi
-
Rabu, 19/06/2013 20:45 WIB
Pak Jokowi, Penjaga Pintu Air Belum Terima Gaji 3 Bulan
-
Rabu, 19/06/2013 19:54 WIB
Menko Kesra: Kabut Asap Singapura Bukan Hanya dari Indonesia
-
Rabu, 19/06/2013 20:04 WIB
Urai Macet, Pemprov Wajibkan Pedagang Pasar Tanah Abang Ber-KTP Jakarta
-
Rabu, 19/06/2013 18:42 WIB
Camry Wamen ESDM Masuk Jalur TransJ, Ini Kata Polda Metro
-
Rabu, 19/06/2013 18:51 WIB
Kata Busyro Soal Indikasi Nazar Jalankan Bisnis dari Penjara
-
Rabu, 19/06/2013 18:07 WIB
PKS: PDIP Kecolongan 'Pasal Lapindo' di APBN-P
-
Rabu, 19/06/2013 19:09 WIB
Jatuh ke Lumbung Gandum, 3 Pria Belanda Tewas
-
Rabu, 19/06/2013 20:38 WIB
Tolak Kenaikan BBM, Mahasiswa Sandera Mobil Plat Merah di Yogyakarta
-
435 Komentar
-
363 Komentar
-
291 Komentar
-
260 Komentar
-
231 Komentar
-
210 Komentar
-
206 Komentar
-
201 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 15:57 WIB
Blusukan Cek Masalah, Jokowi Berani Diadu dengan Para Kadis
-
Rabu, 19/06/2013 15:37 WIB
Saat Syekh Tifatul Dipanggil Bro
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

