BBC Indonesia
Sabtu, 28/07/2012 11:45 WIB

Turki minta dunia berperan tekan Assad soal Aleppo

BBCIndonesia.com - detikNews
Perdana Menteri Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan, dunia internasional harus ikut terlibat untuk mendesak Suriah agar membatalkan serangan militer secara besar-besaran ke Aleppo.

Dunia internasional, menurut Erdogan dalam jumpa pers bersama Perdana Menteri Inggris David Cameron di London pada Jumat (27/07) waktu setempat, saat ini tidak bisa hanya sekedar menjadi penonton.

"Kita tidak bisa hanya menjadi penonton atau pengamat, sementara ada persiapan serangan militer besar-besaran di Aleppo..." kata Erdogan.

Menurutnya, semua organisasi internasional mulai DK PBB, organisasi negara-negara Islam, OKI, serta Liga Arab harus bekerjasama untuk menyelesaikan situasi terakhir di Suriah.

Sementara, Perdana Menteri David Cameron dalam jumpa pers itu mengkhawatirkan kehadiran artileri Suriah di sekitar Aleppo akan berdampak kepada "tindakan yang benar-benar mengerikan".

Hentikan!

Cameron kemudian meminta agar rezim Bashar al-Assad membatalkan rencana serangan militer itu.

Sebelumnya, Sekjen PBB, Ban Ki-moon, saat berbicara di London juga meminta pemerintah Suriah membatalkan serangan tersebut.

"Saya mendesak pemerintah untuk menghentikan serangan. Demi rakyat, kekerasan oleh kedua pihak harus dihentikan," kata Ban.

Ban juga meminta pemerintah Suriah untuk secara tegas menyatakan tidak akan menggunakan senjata kimia dalam situasi apapun.

Menteri Luar Negeri Inggris, William Hague, memperingatkan kemungkinan pembantaian besar-besaran di Aleppo dan mengatakan tidak semestinya masyarakat internasional hanya diam.

(bbc/bbc)



Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
    50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
    Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
    Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra Index »

Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel