detikcom

Jumat, 27/07/2012 07:22 WIB

Demo Makin Panas, Mobil Polisi di Tol Jatibening Sempat Hendak Dibakar

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Edward/Detikcom
Jakarta - Massa yang beraksi di Tol Jatibening semakin beringas. Belasan polisi anti huru-hara yang berada di lokasi belum mampu membubarkan massa.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Jumat (27/7/2012), massa terus bertambah hingga mencapai seratusan orang di jalan tol Jatibening. Belasan pasukan antihuru-hara dengan menggunakan sepeda motor tampak berada di lokasi dan beberapa mobil patroli jalan raya.

Massa bahkan mencoba mengejar dan membakar mobil patroli polisi sebelum akhirnya ditenangkan oleh koordinator aksinya. Massa juga sempat mengurung seorang polisi yang hendak memadamkan api yang membakar sebuah ban.

Warga juga menutup akses luar tol menuju ke dalam tol Jatibening dengan memasang sebuah mobil kontainer di tengah jalan. Kemacetan kendaraan sepanjang 10 kilometer terjadi di pintu Tol Jatibening hingga tol Karawang juga tidak terhindarkan.

Lalu lintas arus kendaraan sepanjang 500 meter juga tertahan sebelum pintu tol Jatibening yang menuju arah Jakarta. Ratusan orang pengendara yang tertahan akibat aksi bakar ban dan pemblokiran jalan tol Jatibening tumpah ke jalan untuk menyaksikan demonstrasi itu. Aksi pemblokiran warga dimulai sejak pukul 05.30 WIB.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gah/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%