detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 11:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 27/07/2012 07:22 WIB

Demo Makin Panas, Mobil Polisi di Tol Jatibening Sempat Hendak Dibakar

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Edward/Detikcom
Jakarta - Massa yang beraksi di Tol Jatibening semakin beringas. Belasan polisi anti huru-hara yang berada di lokasi belum mampu membubarkan massa.

Sekitar pukul 07.00 WIB, Jumat (27/7/2012), massa terus bertambah hingga mencapai seratusan orang di jalan tol Jatibening. Belasan pasukan antihuru-hara dengan menggunakan sepeda motor tampak berada di lokasi dan beberapa mobil patroli jalan raya.

Massa bahkan mencoba mengejar dan membakar mobil patroli polisi sebelum akhirnya ditenangkan oleh koordinator aksinya. Massa juga sempat mengurung seorang polisi yang hendak memadamkan api yang membakar sebuah ban.

Warga juga menutup akses luar tol menuju ke dalam tol Jatibening dengan memasang sebuah mobil kontainer di tengah jalan. Kemacetan kendaraan sepanjang 10 kilometer terjadi di pintu Tol Jatibening hingga tol Karawang juga tidak terhindarkan.

Lalu lintas arus kendaraan sepanjang 500 meter juga tertahan sebelum pintu tol Jatibening yang menuju arah Jakarta. Ratusan orang pengendara yang tertahan akibat aksi bakar ban dan pemblokiran jalan tol Jatibening tumpah ke jalan untuk menyaksikan demonstrasi itu. Aksi pemblokiran warga dimulai sejak pukul 05.30 WIB.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(gah/gah)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%