detikcom
Kamis, 26/07/2012 23:36 WIB

Gara-gara Petasan, Empat Rumah di Labuhan Batu Sumut Terbakar

Khairul Ikhwan - detikNews
Labuhan Batu - Kebakaran hanguskan empat rumah di Jl S Parman, Sigambal, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara (Sumut). Dugaan sementara, api berasal dari petasan.

Salah seorang warga, Bella mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.15 WIB, Kamis (26/7/2012) malam, hanya beberapa saat setelah warga berbuka puasa. Pemicunya, petasan yang dimainkan beberapa anak, menyambar kios bensin di depan rumah Kahar Tanjung. Akibatnya, api cepat membesar dan merambat.

"Entah bagaimana, petasan dilempar dan meledak di dekat bensin. Langsung menyambar dan memicu kebakaran," sebut Bella.

Warga kemudian berupaya memadamkan api. Namun api cepat membesar dan membakar tiga rumah warga lainnya.

Kepala Kantor Kesbang Linmas Labuhan Batu Hasnul Basri pihaknya mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi. Untuk membatasi rambatan api, terpaksa merusak dua rumah warga lainnya.

"Api dapat dipadamkan sekitar pukul sembilan malam. Sempat dua rumah dirusak agar api tidak merambat ke rumah lainnya," sebut Hasnul Basri.

Tidak ada korban dalam peristiwa ini. Namun sebuah sepeda motor Honda Beat dan sebuah mesin dompeng ikut terbakar. Kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rul/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
68%
Kontra
32%