detikcom
Kamis, 26/07/2012 16:21 WIB

SMA Don Bosco Pondok Indah Gelar Rapat Menyusul Isu Bullying di Twitter

M Iqbal - detikNews
Jakarta - SMA Don Bosco, Pondok Indah, Jakarta, menggelar rapat menyusul isu bullying yang merebak di situs mikroblogging twitter. Bullying itu ramai diperbincangkan dan dibahas di twitter. Informasi yang beredar ada seorang siswa kelas 1 yang kabarnya dipaksa untuk merokok oleh seniornya.

"Rapatnya masih berlangsung. Saya yang pimpin rapat," kata guru bagian kesiswaan, Gerard, saat dikonfirmasi detikcom soal isu bullying itu, Kamis (26/7/2012).

Sayangnya Gerard tidak bisa berbicara banyak. Tidak ada keterangan tambahan yang dia berikan.

Isu soal bullying itu memang belum jelas benar. Apakah benar ada siswa yang dipaksa merokok dan dipukuli seniornya belum bisa dipastikan. Tapi ramai di twitter sejak pagi, siswa disebut-sebut itu dibawa seniornya pergi.

Saat pulang ke rumah, siswa itu disebutkan mengalami luka-luka. Peristiwa itu disebut terjadi 2 hari lalu. Sang siswa pulang ke rumah dengan kondisi mengkhawatirkan. Tapi ya itu tadi, pihak Don Bosco masih belum bisa berbicara soal isu panas ini.

"Tunggu besok saja ya, karena mungkin nggak selesai sekarang," tutur Gerard.

(ndr/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel