Kamis, 26/07/2012 14:36 WIB

53 Imigran Gelap Asal Afghanistan Ditahan Imigrasi Jakarta Utara

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Sedikitnya 53 imigran gelap yang hendak mengganti kapal besar di perairan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu, ditangkap oleh Satuan Keamanan Laut (Satkamla). Mereka diamankan di Polres Jakarta Utara.

Penangkapan ini terjadi pada Jumat 20 Juli 2012. Ketika itu para imigran pria menggunakan kapal besar pindah ke kapal kecil.

Mereka lalu diserahkan Satkamla kepada Polres Kepulauan Seribu. Kemudian, diterima oleh Keimigrasian kelas I Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Sabtu 21 Juli.

"Kejadian penangkapannya oleh Satkamla pada hari Jumat (20/7) sekitar pukul 12.00 WIB di sekitar Pulau Untung Jawa. Satkamla menyerahkan 53 imigran tanpa paspor tersebut kepada Polres Kepulauan Seribu, dan kita menerimanya pada hari Sabtu (21/7) lalu," kata Kepala Sub Seksi Penindakan Keimigrasian, Ramdhani, saat ditemui di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjung Priok, Koja, Jakarta Utara, Kamis (26/7/2012).

Jenis kapal yang digunakan oleh para imigran tersebut tidak diketahui. Para imigran sendiri diketahui berasal dari Afghanistan yang mencoba mengadu nasib ke Australia.

"Kapal yang mereka gunakan kita kurang tahu karena itu dari Polres. Mereka semuanya orang Afghanistan tujuannya ke Christmas Island, Australia, berdasarkan keterangan Polres Kepulauan Seribu," ujar Ramdhani.

Pihak Imigrasi menahan 53 imigran tersebut di sebuah hotel di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, petugas imigrasi sebanyak 16 petugas berjaga-jaga di hotel tersebut.

"Sekarang posisi mereka di hotel Sepinggan, Jalan Enggano Raya, Tanjung Priok. Untuk pengamanan, kita berkoordinasi dengan kepolisian, sebanyak 14 orang dari polisi dan 2 orang dari Imigrasi," ucap Ramdhani.

Para imigran tersebut nantinya akan dipindahkan ke rumah-rumah detensi milik pihak Imigrasi. "Kita akan memindahkan mereka ke kantor rumah detensi imigrasi di Manado sebanyak 30 orang, namun masih tentatif. Sekitar 20 lagi rencananya ditaruh di Surabaya atau di Manado juga, masih dalam perencanaan," tutup Ramdhani.


Simak rangkuman beragam peristiwa penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam", pukul 1.00 WIB, hanya di Trans TV.

(aan/aan)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    62%
    Kontra
    38%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel