detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 18:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 26/07/2012 12:57 WIB

Paus Berbobot 2 Ton Terdampar di Perairan Karawang

Nala Edwin - detikNews
Foto: Jakarta Animal Aid Network
Jakarta - Seekor paus berbobot 2 ton terdampar di perairan dangkal di Pakis Jaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Paus ini terdampar di perairan ini sejak Rabu (25/7) kemarin.

"Kita dapat informasi ada paus yang terdampar kemarin sekitar pukul 14.00 WIB," kata Iben, Koordinator Satwa Liar Jakarta Animal Aid Network (JAAN) kepada detikcom, Kamis (26/7/2012).

Iben mengatakan, 12 anggota JAAN dibantu dengan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) kemudian mendatangi lokasi itu dan mendapatkan paus dengan panjang 12 meter terdampar di dekat pantai.

"Saat ini paus itu masih hidup, namun kondisinya lemah," katanya.

Iben mengatakan, saat ini punggung paus itu mulai rusak akibat sengatan panas matahari. Anggota JAAN kemudian mencoba mengoleskan pelembab di punggung ikan itu.

"Kita coba oleskan pelembab ke tubuh ikan itu karena lautnya saat ini sedang surut," katanya.



Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(nal/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%