Rabu, 25/07/2012 16:28 WIB

Pemprov Jateng Tahan Dana Keraton Solo karena Kerabat Masih Konflik

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Semarang - Dana hibah yang bersumber pada APBD Jateng dan akan disalurkan ke Keraton Solo masih ditahan. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Jateng, Bibit Waluyo usai menemui kerabat dekat Keraton Solo, Krisnina Maharani.

"Tidak semudah itu. Bukannya menghalang-halangi, tapi nanti siapa yang mengelola?" kata Bibit di gedung Gubernuran Jateng, Jalan Pahlawan, Semarang, Rabu (25/7/2012).

Bibit menambahkan jika disalurkan dengan kondisi saat ini, maka penggunaannya belum jelas. Meski rekonsiliasi di keraton sudah dilakukan, menurut Gubernur, hingga kini masih belum berjalan seperti yang diharapkan.

"Memang rekonsiliasi sudah dilakukan, tapi tidak jalan. Itu masalah intern Keraton," katanya.

Dana yang masih ditahan tersebut rencananya akan digunakan untuk menggaji para abdi dalem. "Jumlahnya sekitar Rp 1 miliar," imbuh Bibit.

Saat dikonfirmasi soal belum turunnya anggaran ke Keraton Solo, Krisnina Maharani atau akrab disapa Nina Akbar Tandjung dan cucu Paku Buwono X, Mooryati Soedibyo enggan berkomentar. Ia mengaku kedatangannya menemui Gubernur Jateng hanya mampir.

"Beliau kan Gubernur, jadi kalau saya ke Semarang ya sowan," ujar Nina.

Sebelumnya, rekonsiliasi antara Kanjeng Gusti Pangeran Haryo Panembahan Agung (KGPH PA) Tedjowulan dan Paku Buwono XIII Hangabehi sudah dilakukan di Jakarta dengan Wali Kota Solo, Joko Widodo sebagai mediatornya, dan disaksikan pejabat negara.


(alg/try)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    88%
    Kontra
    12%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel