detikcom
Rabu, 25/07/2012 16:19 WIB

PPP: Survei Kompas Menegaskan Bahwa Kami Partai Desa

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Hasil survei Kompas menyebut perolehan suara PPP hanya 1 persen jika pemilu diadakan saat ini. Sekjen PPP, Romahurmuziy, tak resah dengan hasil tersebut. Sebab, responden survei itu adalah masyarakat kota, sedangkan pemilih PPP ada di desa.

"Survei di Kompas itu meneguhkan bahwa PPP adalah partai desa," kata Romi, sapaan akrab Romahurmuziy, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/7/2012).

Menurut Romi, responden pada survei Kompas adalah masyarakat perkotaan. Sehingga, dia menjelaskan, wajar kalau perolehan suara PPP yang digambarkan dalam survei tersebut relatif rendah.

Romi juga mengatakan hasil survei Kompas menggambarkan rendahnya elektabilitas PPP di daerah perkotaan. "Itu juga menunjukkan rendahnya elektabilitas PPP di basis perkotaan," tuturnya.

Oleh karenanya, dia mengatakan, PPP akan fokus menggarap suara di pedesaan. "Ini menegaskan kita harus fokus pada desa," imbuhnya.


(trq/mad)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel