detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 08:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 25/07/2012 14:53 WIB

5 Jembatan Busway yang Bikin Ngos-ngosan

Nala Edwin - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 4 dari 6 Next »
Jatinegara

Jembatan halte busway di Jakarta Timur ini merupakan lokasi transit penumpang yang ingin berpindah dari koridor XI (Pulogebang-Kampung Melayu) ke koridor V (Ancol-Kampung Melayu). Untuk bisa berpindah koridor penumpang harus melewati jembatan bus TransJ yang cukup menguras energi.

Total panjang sky walk (lantai tangga) yang mendatar kurang lebih mencapai 313 meter. Jika digabung tangga naik dan turun mencapai 371 meter. Halte yang terhubung dengan halte Pasar Jatinegara ini membuat banyak orang penumpang harus berlarian jika harus berpindah koridor agar bisa mengejar bus yang kebetulan telah tiba.

Halte bus ini memanjang di Jalan Raya Bekasi Timur dan Jalan Raya Jatinegara Timur.

Next page :
Dukuh Atas


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%