detikcom
Rabu, 25/07/2012 14:01 WIB

Emir Moeis Akui Berteman dengan Eks Dirut PLN

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Politisi PDIP Emir Moeis mengaku mengenal mantan Dirut PLN Eddie Widiono. Namun dia tak pernah membicarakan proyek PLTU Tarahan, Lampung yang berujung pada penetapan tersangka.

"Eddie Widiono memang teman saya. Tapi soal (PLTU) Tarahan saya nggak pernah bicara dengan dia," kata Emir di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/7/2012).

Eddie Widiono adalah mantan Dirut PLN. Dia merupakan adik kelas Emir Moeis di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Emir mengatakan tak pernah ada pembicaraan mengenai PLTU Tarahan dengan Eddie. Bahkan, Emir menambahkan, dia sama sekali tidak pernah terlibat dengan proyek itu.

"Saya nggak pernah datang ke proyek Tarahan, urusan dengan personel, ataupun direksi Tarahan. Jadi ini yang mau saya lihat substansinya apa," ujarnya.

Kabar yang beredar, proses tender PLTU Tarahan yang dimenangkan Alstom itu memang sudah disetting sejak awal. Hal tersebut diduga terjadi karena ada peran Emir yang duduk sebegai panitia anggaran di DPR dengan salah seorang petinggi PLN.

Sang petinggi PLN itu merupakan teman dekat Emir. Keduanya satu almamater dan hanya beda selisih satu tahun angkatan.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(trq/mad)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
74%
Kontra
26%