Detik.com News
Detik.com

Rabu, 25/07/2012 07:13 WIB

Tawuran Usai Sahur Kembali Terjadi di Makassar

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar, - Tawuran antar dua kelompok pemuda kembali terjadi di Makassar, sesaat setelah pelaksanaan ibadah shalat shubuh di Masjid Raya Makassar, Rabu (25/7/2012). Sehari sebelumnya, tawuran serupa terjadi di jalan Tinumbu, tidak jauh dari Masjid Raya.

Aksi tawuran yang berlangsung dari pukul 05.00 WITA hingga pukul 07.00 WITA, di perempatan jalan Masjid Raya dan jalan Veteran ini diduga dipicu aksi saling ejek antara kelompok pemuda dari jalan Kandea dan kelompok pemuda dari jalan Veteran Utara, saat mereka bergerombol usai pulang dari masjid.

Kedua kelompok yang saling perang batu dan petasan ini berlangsung sekitar dua jam lantaran tidak adanya petugas kepolisian yang datang untuk melerai kedua pihak yang bertikai ini. Akibat aksi brutal ini, banyak warga pengguna jalan yang dibuat resah dan khawatir.

Aksi tawuran ini baru berhenti saat langit mulai terang, saat seorang anggota Polsek Bontoala melepaskan tembakan ke udara untuk melerai dua kelompok ini. Seorang peserta tawuran diamankan ke Polsek Bontoala untuk dimintai keterangan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mna/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%