detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 12:48 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Selasa, 24/07/2012 17:51 WIB

Izin Operasi Angkot Tempat Karyawati Nyaris Diperkosa Terancam Dicabut

Niken Widya Yunita - detikNews
Jakarta - Dinas Perhubungan DKI (Dishub) DKI geram dengan hampir terjadinya pemerkosaan di angkot C01 Ciledug-Kebayoran di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Operator angkot tersebut terancam dicabut izin lintasnya oleh Dishub DKI dan izin trayek oleh Dishub Tangerang.

"Makanya sudah berkali-kali (angkot) C01, kalau terbukti sopirnya hampir memerkosa, hukumannya bisa dicabut izin lintas oleh Dishub DKI dan izin trayek oleh Dishub Tangerang," ujar Kadishub DKI, Udar Pristono, kepada detikcom, Selasa (24/7/2012).

Menurut Pristono, agar tidak lagi kejadian perkosaan di angkot, perbaikan harus dari hulu yakni operator angkot tersebut. Operator angkot harus mengawasi sopirnya.

Operator angkot, lanjut Pristono juga harus membuat sopir menaati peraturan yakni dengan mengenakan seragam dan menggunakan kartu pengenal. Dengan ditaatinya peraturan tersebut, maka akan mencegah terjadinya sopir tembak.

"Ini nggak akan terjadi seperti di taksi seperti Blue Bird, Express taksi. Mereka punya pool dan mencegah sopir tembak," katanya.

Sebelumnya, seorang karyawati nyaris diperkosa di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, pada Senin (23/7) pukul 23.00 WIB. Karyawati itu menumpang angkot C01 yang berjalan di bukan rute sebenarnya. Pemerkosaan itu bisa digagalkan karena adanya anggota TNI, Serda Nicholas, yang mendengar teriakan karyawati itu dari dalam angkot.





Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(nik/nvt)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close