detikcom

Selasa, 24/07/2012 15:07 WIB

Ledakan Aneh Terjadi di Sebuah Rumah di Depok, Perabot Berantakan

Hendrik I Raseukiy - detikNews
Rumah berantakan akibat ledakan yang belum diketahui sumbernya (hendrik ir/detikcom)
Depok - Sebuah rumah di Depok, Jawa Barat, porak-poranda seperti terkena ledakan. Sumber ledakannya tidak diketahui. Pemilik rumah merasa aneh.

Rumah berukuran sekitar 4 x 10 meter itu berada di RT 3 RW 12 Mampang, Pancoran Mas, Depok. Lokasinya cukup sepi, sekitar 150 meter dari Jalan Raya Pramuka Pancoran Mas.

"Ledakannya keras, sampai-sampai warga sekitar mendengar dan langsung ke sini," kata seorang warga yang ditemui sekitar pukul 14.45 WIB, Selasa (24/7/2012).

Atap rumah tersebut rusak. Genting berjatuhan. Tembok bagian depan jebol berukuran 1 x 1 meter, seperti terkena ledakan dari dalam.

Di dalam rumah, kursi, kasur, dan perabot lainnya berserakan. Namun televisi tampak utuh. Sementara di bagian belakang, tidak ada tanda-tanda benda terbakar.

Pemilik rumah pasangan Suharno (58) dan Budiati (57) mengaku tidak tahu menahu soal kejadian itu. Keduanya sudah meninggalkan rumah sejak Senin kemarin.

"Saya juga merasa aneh. Nggak ada kebakaran, tapi rumah rusak semua," katanya sebelum menuju ke Polsek Pancoran Mas.

Polisi mengamankan lokasi, namun belum memastikan penyebab ledakan. Mereka membawa beberapa barang dari dalam rumah, termasuk tabung gas. Puluhan orang berkerumun di lokasi.



Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(try/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%