Selasa, 24/07/2012 10:55 WIB

Ini Angkot Tempat Karyawati Nyaris Diperkosa di Lapangan Banteng

Rivki - detikNews
Angkot C01 tempat karyawati nyaris diperkosa
Jakarta - Angkot C01, yang menjadi tempat karyawati nyaris diperkosa di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, diamankan di Polres Jakpus. Angkot berupa Daihatsu Gran Max bernopol B 1106 VTE warna putih, keluaran tahun 2010.

Angkot C01 dengan tujuan resmi Ciledug-Kebayoran Lama itu diamankan di halaman parkir Mapolres Jakarta Pusat, Jl Kramat Raya No 61, Selasa (24/7/2012).

Angkot tersebut menggunakan kaca film sekitar 40 persen sehingga masih terlihat terang. Stiker besar bertuliskan Putra Aji terpampang di kaca depan.

Pantauan detikcom, kaca depan angkot tersebut retak. Belum diketahui penyebab retaknya kaca angkot tersebut.

Sebelumnya, seorang karyawati nyaris diperkosa di dalam angkot C01 di Lapangan Banteng sekitar pukul 23.00 WIB Senin (23/7) kemarin. Pemerkosaan itu digagalkan seorang anggota TNI yang mengendarai motor dan melewati jalur yang sama dengan angkot yang ditumpangi karyawati tersebut.

Saat ini, sopir C01 ditahan di Polres Jakpus. Sedangkan karyawati masih diperiksa di Mapolres Jakpus.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nik/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%