Detik.com News
Detik.com

Senin, 23/07/2012 03:32 WIB

Gubernur Colorado: 'The Joker' Si Penembak Punya Jiwa Terorris

Ahmad Toriq - detikNews
Gubernur Colorado: The Joker Si Penembak Punya Jiwa Terorris Daily Mail
Jakarta - Gubernur Colorado, John Hickenlooper, menyebut pelaku penembakan dalam pemutaran perdana film Batman, James Eagan Holmes, memiliki jiwa teroris. Hal ini dia simpulkan usai berbincang dengan beberapa orang korban di rumah sakit.

John diketahui menghabiskan harinya untuk membesuk para korban penembakan di rumah sakit setempat. Dia banyak berbincang dengan para korban. Setelah berbincang dengan beberapa korban, dia menyimpulkan Holmes 'The Joker' sebagai seseorang yang suka meneror orang lain.

"Holmes adalah orang yang ingin meneror dan menanamkan rasa takut dalam kehidupan masyarakat, tetapi saya belum bisa menebak motifnya," kata John seperti dilansir dari CNN, Senin (23/7/2012).

"Itu adalah hal yang sangat mengganggu," tambahnya.

Penembakan yang terjadi pada Kamis (19/7) tengah malam waktu AS itu dilakukan pria berusia 24 tahun bernama James Holmes. Dia menyebut dirinya The Joker. Karena aksinya, 12 orang tewas dan 71 luka-luka.

Dari puluhan korban luka, tiga di antaranya adalah WNI yang merupakan satu keluarga. Mereka adalah Anggiat Situmeang, Rita Paulina dan Prodeo et Patria.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%