detikcom
Minggu, 22/07/2012 18:24 WIB

Warga Apresiasi Ngabuburit Panwaslu di Terminal Rawamangun

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Momen Ramadan digunakan Panwaslu DKI untuk ngabuburit sembari melakukan sosialisasi posko pengaduan DPT pilgub DKI. Kegiatan itu mendapat apresiasi warga, khususnya mereka yang namanya tidak terdaftar di DPT.

"Saya baru tahu kalau ada, sosialisasi seperti ini. Ya seharusnya sosialisasi seperti ini dari dulu dapat digalakkan. Saya sendiri sempat bingung harus mengadukan kepada siapa, karena tidak biasa mengunakan hak pilih saya di pilgub lalu," kata Anton, warga Jatinegara Kaum.

Hal itu disampaikan Anton saat mengikuti sosialisasi di Terminal Rawamangun, Jakarta Timur, Minggu (22/7/2012).

Pantauan detikcom, sosialisai yang diadakan di terminal Rawamangun dihadiri Hendri selaku Ketua Panwas Kota Jakarta Timur dan Ketua Panwascam Pulogadung Sulistian. Hadir pula beberapa anggota PPL dari tujuh kelurahan seperti Pisangan Timur, Cipinang, Kayu Putih, Rawamangun, Jatinegara Kaum, dan Pulogadung.

"Kami mememikirkan sosialisai seperti ini dilakukan karena melihat warga jakarta sibuk berkerja, untuk sosialisai seperti ini tidak ada waktu jika hanya dilakukan dirumah pastinya mereka sibuk, oleh karena itu kami melakukan sosialisasi seperti ini tidak hanya di mal, dan di terminal-terminal tapi juga sampai dengan ke tingkat RT," ujar ketua Panwascam Pulogadung, Sulistian Tarunajaya.

Lebih lanjut ia mengharapkan diputaran selanjutnya warga yang tidak mendapatkan hak pilihnya dapat mengetahui sosialisai seperti ini.

"Kami berharap mereka tahu, dan di putaran selanjutnya mereka yang tidak terdata, untuk mengandukan pada posko di panwascam atau mereka bisa mendaftarakan di PPK atau PPS," sambungnya.

Sulistian mengatakan sosialisai posko pengaduan panwaslu kada DKI telah dilakukan sejak tanggal 18-23 Juli 2012. Jika dianggap kurang, maka kegiatan tambahan akan dilakukan.

Sulistian mengaku sudah melakukan sosialisasi seperti ini hingga tingkat RT dan RW. Dia juga sudah menerima sembilan laporan dan telah mendatanya.

"Dan akan salurkan ke PPS. Dari hasil pengaduan sudah ada 9 pengaduan yang masuk ke Panwascam Pulogadung, di antaranya 4 keluarahan Rawamangun, 3 Pulogadung, dan 2 Jatinegara Kaum," terangnya.


Penimbun BBM gunakan macam macam cara untuk mengeruk keuntungan.Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(edo/vit)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    55%
    Kontra
    45%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000