Minggu, 22/07/2012 17:18 WIB

Panwaslu DKI Gelar Posko Pengaduan DPT Sambil Ngabuburit di 6 Wilayah

M Iqbal - detikNews
Jakarta - Panwaslu DKI terus mengakomodir pemilih yang belum terdaftar dalam DPT agar bisa memilih di putaran kedua. Hari ini, Panwaslu DKI menggelar posko pengaduan DPT sambil mengajak masyarakat ngabuburit (menunggu berbuka puasa).

"Posko pengaduan DPT ini kelanjutan dari posko yang kita buat di Bundaran HI pasca pencoblosan. Jadi pemilih yang sudah memenuhi syarat bisa memilih pada 11 Juli, tetapi tidak ada dalam DPT, bisa mendaftar melalui posko Panwaslu," ujar ketua Panwaslu DKI, Ramdhansyah, kepada detikcom, Minggu, (22/7/2012).

Menurutnya, dengan adanya posko yang digelar sambil ngabuburit ini, diharapkan bisa mengakomodir pemilih yang belum terdaftar pada 11 Juli lalu agar masuk DPT.

"Kita buka posko pengaduan DPT hari ini di enam wilayah kabupaten kota. Ini sebagai upaya agar masyarakat juga aktif memastikan namanya ada di DPT," terangnya.

Sementara untuk format acaranya, Ramdhansyah menjelaskan pihaknya membuka posko di tiap wilayah sambil membagi brosur, memasang spanduk, dan menyediakan formulir pendaftaran DPT.

"Sampai sekarang sudah ada sekitar 300 nama yang mengajukan diri agar namanya terdaftar dalam DPT di putaran kedua Pilgub DKI," kata Ramdhansyah.

Berikut lokasi posko pengaduan DPT Panwaslu DKI hari ini:

1. Jakarta Pusat: Masjid Sunda Kelapa.
2. Jakarta Timur: sekitar Terminal Rawamangun
3. Jakarta Barat: Mall Taman Puri
4. Jakarta Utara: Islamic Center Koja
5. Jakarta Selatan: Pasaraya Manggarai
6. Kepulauan Seribu: Pulau Tidung


Per-1 Juni, PT.KAI Commuter Jabodetabek berlakukan tarif progresif. Selengkapnya di "Reportase Malam", pukul 02.52 WIB, hanya di Trans TV.

(vit/vit)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    61%
    Kontra
    39%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel