Minggu, 22/07/2012 16:11 WIB
Kasus Tuduhan ke Jamwas, Kejagung Sudah Periksa Pemilik Akun @fajriska
"Sudah (periksa Boy), hasilnya belum," kata Wakil Jaksa Agung, Darmono di Kejaksaan Agung, Minggu (22/7/2012)
Darmono mengatakan, tak hanya Fajriska yang sudah selesai diperika. Nama-nama lain yang terlibat juga sudah diperiksa Kejaksaan Agung, seperti Salman (Jaksa Penuntut Umum) dan Hartomo (tersangka kasus korupsi Bank BRI yang terjadi pada 2003 senilai Rp500 miliar). Sementara, pihak dari bank BRI sendiri masih dalam proses pemeriksaan.
"BRI-nya belum selesai diperiksa. Pokoknya nanti kalau sudah ada hasil kami umumkan," kata dia.
Kasus ini berawal dari akun twitter @fajriska menyebut nama Marwan menggelapkan uang yang merupakan barang bukti kasus korupsi Bank BRI yang terjadi pada 2003 senilai Rp 500 miliar.
Akun itu menuliskan dalam sebuah blog pribadi dengan judul 'Pembobol BRI Rp 500 Milyar oleh Oknum Jaksa Muda'.
Marwan yang pada saat kasus mengemuka menjabat sebagai Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi DKI tidak terima dituding seperti itu. Dia pun melaporkan Fajriska yang juga akrab disapa Boy ke Bareskrim Polri.
Marwan Effendi sendiri wudah diperiksa oleh tim bentukan Jaksa Agung, Basrief Arief, terkait tudingan penggelapan barang bukti korupsi senilai R p500 miliar itu. Marwan mengatakan dirinya sudah memberikan klarifikasi secara utuh.
"Jadi tim akan memeriksa orang-orang terkait itu seperti Salman (Jaksa Penuntut Umum) dan Boy (Fajriska Mirza). Saya kan sampai penyidikan saja. Mengenai penanganan kasusnya, bukan tugas saya dong. Saya sudah pindah," kata Marwan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat 6 Juli 2012.
(fjp/mad)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Makan di Pendopo Sipanji Banyumas, Megawati Cerita Kondisi Indonesia
541 share this. -
Wakil Ketua Komisi IX: Freeport Lakukan Pengabaian Keselamatan Pekerja
456 share this. -
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
427 share this. -
Rekam 423 Video Cabul, Pria Singapura Diadili
267 share this. -
Gunakan Cermin Dua Sisi di Toilet Wanita, Klub Malam Ini Digugat
218 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 11:05 WIB
Mobil Nyaris Jatuh di Gedung Green Central City Gajahmada
-
Rabu, 22/05/2013 11:03 WIB
Tifatul Bicara Prahara PKS: Jangan Memandang Kita Masih Gagah!
-
Rabu, 22/05/2013 10:56 WIB
Rumah Luthfi di Kebagusan Belum Pernah Ditinggali
-
Rabu, 22/05/2013 10:52 WIB
Kartu Keluarga Anggota KPUD Garut Ditemukan Jadi Syarat Dukungan Cabup
-
Rabu, 22/05/2013 10:46 WIB
Hari ke-219 Jokowi
Ketika Jokowi Asli Merasa Tersaingi Reza 'Jokowi'
-
Rabu, 22/05/2013 09:23 WIB
Heroik! 3 Siswa SMP di Bogor Selamatkan Gadis 14 Tahun dari Pemerkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 09:29 WIB
4 Cerita 'Hubungan Rahasia' Darin Mumtazah dan Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 10:15 WIB
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
-
Rabu, 22/05/2013 10:40 WIB
Ketika Jokowi Asli Merasa Tersaingi Reza 'Jokowi'
-
Rabu, 22/05/2013 10:00 WIB
Pelaku Upaya Pemerkosaan yang Diringkus Siswa SMP Kerap Tonton Film BF
-
Rabu, 22/05/2013 08:36 WIB
Rumah Besar yang Disewa 'Bos' untuk Darin Mumtazah Kini Hanya Diisi Kucing
-
Rabu, 22/05/2013 09:37 WIB
Lubang Menganga Tewaskan 5 Orang di China
-
Rabu, 22/05/2013 09:31 WIB
Geng Motor yang Menyerahkan Diri, Menjabat Panglima XTC Binaan Klewang
-
360 Komentar
-
238 Komentar
-
229 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
208 Komentar
-
175 Komentar
-
162 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 08:36 WIB
Rumah Besar yang Disewa 'Bos' untuk Darin Mumtazah Kini Hanya Diisi Kucing
-
Rabu, 22/05/2013 08:27 WIB
SBY: Banyak yang Kita Capai, Meski Ada yang Belum Selesai
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
