detikcom
Minggu, 22/07/2012 15:51 WIB

Misteri James Holmes dan 'The Joker' di Film Batman

Rachmadin Ismail - detikNews
Daily Mail
Colorado - Polisi menduga ada kaitan erat antara James Holmes, si pelaku penembakan di Colorado, Amerika Serikat, dengan tokoh Joker di film Batman. Ada sejumlah kemiripan perilaku antara keduanya. Apa saja?

Daily Mail, Minggu (22/7/2012) memberitakan Holmes bertindak aneh sejak ditangkap Jumat (20/7) lalu. Dia tidak menunjukkan tanda-tanda menyesal dan seolah sedang berada dalam adegan film.

Seorang penghuni penjara di Arapahoe Detention Center yang lepas hari ini mengatakan, Holmes terlihat meludah di sembarang tempat. Sama seperti aksi Joker di Film Batman: The Dark Knight.

"Dia meludah di pintu dan meludahi penjaga," ujar napi tersebut. "Dia meludahi semuanya. Dia bertingkah gila," sambungnya.

Saat ini, Holmes masih ditahan dalam penjara isolasi demi keamanannya. Sejumlah napi lain memang sudah mengincar Holmes karena berang dengan kelakuannya.

"Semua orang sedang berusah mencari kesempatan (untuk membunuhnya). Itu saja yang mereka bicarakan," ujar napi Wayne Medley.

"Dia tidak memperlihatkan sedikit pun rasa menyesal," ujar salah seorang staf detensi tersebut. "Dia berpikir sedang berakting dalam sebuah film," lanjutnya.

Selain kelakuannya, polisi juga menemukan bukti bahwa Holmes mengkonsumsi obat Vicodin. Obat penghilang rasa sakit itu juga yang menyebabkan tewasnya pemeran asli Joker, Heath Ledger, pada tahun 2008 karena overdosis.

Karakter The Joker digambarkan dalam film Batman sebagai penjahat super yang kejam. Karakter itu pertama kali dikenalkan pada tahun 1940 di film Batman pertama dan terus populer hingga kini.

Tampilan The Joker memang dibuat seorang badut yang gemar berbuat kriminal. Dia selalu digambarkan sebagai psikopat tak bernurani, yang membunuh orang hanya untuk kesenangan pribadi.


(mad/vta)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel