detikcom
Minggu, 22/07/2012 14:14 WIB

Siapa 'The Joker', Psikopat Penembak Puluhan Penonton Batman di AS?

Rachmadin Ismail - detikNews
reuters
San Diego - James Eagan Holmes menembaki para penonton premiere film Batman: The Dark Knight Rises di Colorado, Amerika Serikat. 12 Orang tewas, sementara puluhan lainnya luka. Atas tindakannya itu, dia disebut psikopat gila. Siapa dia sebenarnya?

Penelusuran Reuters, Minggu (22/7/2012), Holmes lahir pada 13 Desember 1987 dan masih berusia 24 tahun. Dia adalah mahasiswa doktoral program neuroscience atau ilmu syaraf di University of Colorado Denver/Anschutz Medical Campus.

Sebelum kuliah doktoral di Colorado, Holmes mendapat gelar sarjana di bidang ilmu syaraf dari University of California. Setelah lulus dia tak langsung mendapat kerja. Baru saat dia kembali ke San Diego, Holmes bekerja paruh waktu di McDonalds.

Pria berambut hitam itu tinggal di sebuah apartemen di Aurora, Colorado, Amerika Serikat. Di apartemen itu terdapat sejumlah bahan peledak yang bisa saja menyapu bersih satu ruangan. Polisi sudah membersihkan peledak itu sekarang.

Foto Holmes langsung dirilis polisi setelah penangkapan. Dari wajahnya, tak ada yang menunjukkan dia seorang psikopat. Berbaju orange sambil tersenyum tipis, dia adalah seorang yang cukup rupawan dengan rambut hitam.

Salah seorang tetangga Holmes, Jackie Mitchell, mengatakan dia mengenal Holmes cukup lama. Holmes dikenal sebagai orang cukup pintar dan supel. Bahkan keduanya sempat minum bir bersama sebelum insiden mengerikan itu.

"Saya langsung berkata, saya kenal orang itu," ucap Mitchell saat melihat foto Holmes di televisi.

Sebelum insiden penembakan, satu-satunya pelanggaran Holmes di kepolisian hanya urusan lalu lintas.

Di waktu luangnya, Holmes nongkrong di dekat apartemennya. Menurut tetangga, lokasi tersebut jauh dari peredaran narkoba dan senjata api.

Tetangga lainnya, Rachel Reed menuturkan, Holmes penyuka musik rap dan rock n roll. "Dia sepertinya lelaki yang normal, tutur Reed.

Dalam penembakan yang terjadi pada Kamis (19/7) tengah malam waktu AS itu, Holmes menyebut dirinya The Joker. Dia kini sudah ditangkap FBI. Belum diketahui motif penembakan tersebut. Yang jelas, FBI sudah memastikan aksinya tidak berkaitan dengan terorisme.



Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(mad/try)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%