Sabtu, 21/07/2012 13:17 WIB

Pos Tes Urine untuk Pengemudi Bus Disiapkan di Terminal di Jakarta

Mahardian Prawira Bhisma - detikNews
Jakarta - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan mendirikan beberapa pos di terminal yang ada. Nah, salah satu pos yang akan dibangun adalah pos tes urine untuk pengemudi bus.

"Ada 4 pos disetiap terminal, pos keempat adalah pos tes urine untuk pengemudi bus," Kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono kepada detikcom, Sabtu (21/07/2012).

Menurut Pristono, pos tes urine ini didirikan di terminal utama yakni Terminal Pulogadung, Kalideres, Kp. Rambutan dan lebak Bulus. Pos akan dijaga oleh petugas dari Badan Narkotika Provinsi (BNP) dan Badan Narkotika Nasional (BNN).

Pristono mengatakan fungsi dari diadakannya pos tes urine ini adalah untuk memeriksa urine setiap pengemudi bus yang masuk keterminal.

"Untuk pengamanan terpadu maka dilakukan tes urine untuk pengemudi bus," Ujar Pristono.

Pristono mengungkapkan pos ini untuk mengantisipasi para supir bus yang diduga mengkonsumsi narkoba atau mabuk. Menurutnya jika kondisi ini terjadi maka bisa membahayakan para penumpang.

"Kalau dia mabuk atau narkoba akan kelihatan di pos itu," tambah Pristono.

Pristono menambahkan, selain pos urine, akan ada juga pos uji kelayakan jalan yang akan dipantau oleh Dishub DKI. Selain itu juga pos kesehatan dikawal oleh Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan pos pengamanan terpadu.

"Nanti juga dijaga sama anggota Kepolisian dan TNI," tutur Pristono.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(sal/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%