detikcom
Sabtu, 21/07/2012 12:54 WIB

Identitas Mr X yang Tewas di Jl Sudirman Masih Belum Terungkap

Pandu Triyuda - detikNews
Jakarta - Identitas Mr X yang tewas dengan luka tusuk di dada dan leher berlum terungkap. Polisi masih terus berupaya mencari keluarga pria itu. Jasad korban masih tersimpan di kamar mayat RSCM.

"Identitasnya belum diketahui," Ujar Kanit Reskrim Polsek Setia Budi, AKP Riftajudin saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (21/7/2012).

Riftajudin menambahkan, penyelidikan tersu dilakukan. Namun hingga kini belum juga membuahkan hasil. Polisi sudah menyebar foto korban menanyakan ke sejumlah orang di kawasan Setiabudi.

"Kita masih berupaya untuk penyelidikan lebih lanjut. Yang penting berusaha dan kita masih melacak juga," ungkapnya.

Mr X itu ditemukan sudah tak bernyawa pada Kamis (19/7) sekitar pukul 23.45 WIB oleh seorang pejalan kaki di dekat Gedung Bumiputera. Petugas keamanan kemudian melapor ke polisi.

Hasil pelacakan polisi, korban diduga dianiaya di dekat halte TransJ Dukuh Atas. Di dekat halte itu ada tanah lapang. "Korban diduga sempat melakukan perlawanan, melihat luka-luka di tubuhnya," terangnya.

Polisi juga menduga korban dibunuh bukan terkait perampokan karena masih ada uang tersisa di dompet dan saku celananya. Uang yang ditemukan di dompet Rp 30 ribu dan Rp 8 ribu merupakan uang receh. Jasad korban disimpan di RSCM.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(ndu/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%