Sabtu, 21/07/2012 12:47 WIB

Golkar Tak Masalah Anggotanya di DPR Jadi 'Kutu Loncat' ke Nasdem

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
foto: detikcom
Jakarta - Partai Nasdem menyatakan berhasil menggaet 37 anggota DPR dari berbagai parpol untuk berlaga di Pemilu 2014. Partai Golkar tak masalah kalau anggotanya di DPR digaet Nasdem dengan iming-iming modal caleg Rp 5-10 miliar.

"Partai Golkar selama ini memang tidak menanggung biaya kampanye pemilu bagi kader-kadernya. Tetapi Partai Golkar juga tidak pernah mengutip sumbangan pada kader-kadernya yang maju sebagai caleg. Tidak ada masalah kalau ada kader Golkar yang akan meloncat ke Nasdem. Bahkan kalau yang bersangkutan anggota DPR sekalipun. Golkar mengikuti konstitusi saja: semua orang memiliki hak memilih dan dipilih. Mau apa?," kata Ketua DPP Golkar, Hadjriyanto Y Tohari kepada detikcom, Sabtu (21/7/2012).

Menurut Hadjri, Partai Nasdem memang kelebihan anggaran untuk menghadapi Pemilu 2014. Namun dia yakin sekali iming-iming modal caleg hanya diarahkan untuk mengolok-olok partai besar yang selama ini justru memungut uang dari calegnya.

"Soal kabar sudah ada 37 anggota DPR yang digaet dan disiapkan menjadi caleg dalam pemilu 2014 dengan disediakan dana 10 M saya rasa itu baru isu saja. Memangnya serius kabar itu? Saya kira Nasdem sedang mengolok-olok saja parpol-parpol lain yang alih-alih disediakan dana kampanye, justru suka membebani kader-kadernya dengan keharusan iuran ini dan itu," nilainya.

Karena itu Hadjri menganggap wajar gerakan-gerakan yang dibuat Partai Nasdem memang nyentrik. Karena memang dilakukan untuk menarik perhatian.

"Bahkan ada parpol yang mengharuskan sumbangan tertentu untuk mendapatkan nomor urut kecil dalam daftar caleg pemilu. Saya membacanya begini, Partai Nasdem kan partai baru. Partai baru harus tampil sebagai kritik bagi parpol-parpol lama. Tanpa kritik maka sulit partai baru dapat menjadi partai alternatif. Dalam konteks ini maka Partai Nasdem telah mengambil posisi yang tepat: menjadi kritik bagi parpol yang sudah establish," pungkasnya.

(van/ndr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    70%
    Kontra
    30%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel