detikcom
Sabtu, 21/07/2012 08:05 WIB

Apa Makna Tersirat Warning SBY?

Dhurandara HKP - detikNews
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ingatkan agar para menteri yang sibuk urus partai politiknya mundur dari kabinet. Apa makna yang tersirat dari pernyataan sang Presiden itu?

"Jadi ada tiga hal yang jadi kemungkinan. Pertama, ia meminta seluruh jajaran pemerintahan untuk konsentrasi. Harga barang naik, terutama memasuki bulan ramadan. Belum persoalan jalan, angkutan mudik dan sebagainya. Jangan sampai para menteri itu sibuk dan pecah perhatiannya," papar Pengamat Komunikasi Politik Universitas Indonesia, Effendi Ghozali saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (21/7/2012).

Kemungkinan yang kedua, Effendi melihat jika pernyataan SBY ini terlalu terbuka. Sehingga sulit untuk melihat siapa subyek dari teguran sang Presiden ini.

"Kedua, pernyataan ini terbuka lebar, tidak terlalu diketahui untuk ketua umum Partai yang menjabat atau semua menteri yang berasal dari partai politik. Ini mengakibatkan para menteri akhirnya menolak dan menghindar, oh bukan kami yang dimaksud," ujar Effendi.

Kemungkinan terakhir, pernyataan SBY adalah buntut dari sindiran-sindiran yang sudah pernah dilakukan sebelumnya. Effendi mencotohkannya dengan kasus korupsi yang melilit pemerintahan.

"Presiden mau menunjukkan jika dia adalah Presiden yang baik, bersih dan berani untuk usut tuntas korupsi. Ia ingin melakukan upaya pembersihan di pemerintahan. Ia juga ingin menunjukkan bukan cuma partainya yang terlibat korupsi, jadi jangan cuma lirik partai kami," papar Effendi.


Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(dhu/ahy)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000