Jumat, 20/07/2012 16:29 WIB

Kampanye Putaran II Foke vs Jokowi Digelar 14-16 September

Danu Mahardika - detikNews
Jakarta - KPU DKI Jakarta resmi menetapkan Foke-Nara dan Jokowi-Ahok sebagai kandidat yang bertarung dalam putaran kedua Pilgub DKI. Mereka hanya diberi waktu masing-masing 3 hari untuk berkampanye.

"Untuk masa kampanye putaran kedua diagendakan tanggal 14-16 September. Ada 3 hari bagi mereka untuk melakukan kampanye penajaman visi misi," ujar Ketua KPU DKI Jakarta, Dahliah Umar, di kantornya, Jl Budi Kemuliaan, Jakarta Pusat, Jumat (20/7/2012).

Menurutnya, format kampanye pada putaran kedua nanti berbeda dengan kampanye pada putaran pertama, karena sifatnya hanya penajaman visi misi.

"Bentuknya nanti kami akan memfasilitasi dalam acara debat bagi kedua pasangan calon, atau dalam bentuk dialog, atau bisa juga diadakan dalam pertemuan terbuka," ungkap Dahliah.

Yang berbeda pula, menurut Dahliah, pada kampanye putaran kedua para kandidat tidak diperkenankan memasang atribut atau alat peraga kampanye. Apalagi kampanye arak-arakan seperti yang terjadi pada putaran pertama.

"Sebenarnya tidak diatur dan belum dibahas oleh KPU DKI, tetapi putaran kedua kan hanya kelanjutan dari putaran pertama. Maka untuk kampanyenya hanya berupa penajaman visi misi, yang sifatnya tertutup. Jadi tidak ada lagi atribut-atribut," kata Dahliah.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(nrl/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%