Detik.com News
Detik.com
Jumat, 20/07/2012 14:58 WIB

Wanbin PD: 2013 Tahun Politik, Menteri Parpol Harus Introspeksi Diri

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
 Wanbin PD: 2013 Tahun Politik, Menteri Parpol Harus Introspeksi Diri
Jakarta - Anggota Dewan Pembina PD Melani Liemena Suharli mengimbau menteri dari parpol introspeksi diri. Karena imbauan SBY bukan pepesan kosong sebab tak bisa dipungkiri tahun 2013 mereka sudah sulit konsentrasi di pemerintahan.

"Karena soalnya Pak SBY 2014 sudah mau berakhir. Pastinya beliau ingin menuntaskan apa yang beliau kerjakan. Beliau ingin para menteri berkontribusi untuk sama-sama menyelesaikan kinerjanya 2014,"kata Melani kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (20/7/2012).

Menurut Melani, SBY menghitung tahun kerja para menteri parpol hanya sampai akhir 2012. Tahun depan tentu para menteri parpol sudah sibuk menggali suara untuk partainya. Karenanya mereka harus introspeksi diri, masih pantas atau tidak di kabinet.

"Kan 2013 sudah tahun politik. Saya rasa itu bukan hanya untuk menteri dari parpol. Ya beliau mengimbau kan, sebagai kita yang kerja sama-sama nggak enak kalau ada atasan tidak puas, para menteri mestinya introspeksi diri karena 2013 sudah tahun politik nanti mereka kan fokus ke parpol masing-masing,"imbaunya.

Dinamika politik setelah Ramadan ini dipastikan akan meningkat seiring persiapan parpol menghadapi Pemilu dan Pilpres 2014. Bila ada menteri yang merupakan kader parpol merasa tidak sanggup membagi energinya dengan tugas pemerintahan, Presiden SBY mempersilakan untuk mengundurkan diri secara baik-baik dari KIB II.

"Bagi saudara yang memang tidak bisa membagi waktu dan harus menyukseskan tugas politik parpolnya, saya persilahkan baik-baik untuk mengundurkan diri," ujar SBY dalam pengantar pembukaan rapat kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (19/7/2012).


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(van/mpr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%