Jumat, 20/07/2012 07:35 WIB
Waketum PAN: SBY Harus Tegas Berhentikan Menteri Tersangkut Korupsi
"Sebaiknya langsung di-follow up. Menurut Presiden kan sudah mempunyai info tentang korupsi yang mungkin melibatkan menterinya. Sebaiknya tegas saja yang bersangkutan langsung dipanggil, diklarifikasi dan diberi peringatan akan diberhentikan begitu tersangkut kasus korupsi," kata Dradjad kepada detikcom, Jumat (20/7/2012).
Dradjad lalu merespon Presiden SBY yang meminta menteri yang sibuk mengurus parpol mundur dari kabinet. Permintaan SBY dianggap sangat wajar.
"Wajar kalau SBY minta menteri fokus pada tanggung jawab dan tugas sebagai pembantu presiden. Menteri dari parpol juga harus sadar bahwa negara itu harus lebih diutamakan daripada tanggungjawabnya pada negara lebih utama dibandingtanggungjawab pada parpol,"kata Dradjad.
Menurut Dradjad, tugas menteri dari parpol memang lebih berat. Karena selain menjalankan tugas kabinet juga harus menjalankan tugas memimpin parpol.
"Karena itu menteri dari parpol sebenarnya jauh lebih berat dari menteri non-parpol. Menteri non-parpol tidak pernah direcoki oleh urusan-urusan dinamika partai dan konstituen. Ibaratnya, pusingnya cuma sekali, sementara menteri dari parpol pusingnya berkali-kali contohnya, Agus Marto dan Dahlan Iskan tidak perlu pusing menyelesaikan konflik antar pengurus di daerah, atau melayani ribuan kader yang mengadukan masalahnya dari waktu ke waktu,"ungkapnya.
Karena itu wajar saja SBY mengingatkan agar bekerja lebih maksimal. Meskipun yang memilih menjadi menteri juga SBY sendiri.
"Jadi menteri dari parpol punya beban yang jauh lebih berat dari menteri non-parpol. Karena itu wajar kalau Presiden meminta mereka fokus, supaya tugas-tugasnya sebagai pembantu Presiden bisa dikerjakan maksimal. Ya itu sudah konsekuensi dari orang partai yang menjadi menteri,"pungkasnya.
SBY sebelumnya mengaku sudah mendengar informasi mengenai banyak hal terkait korupsi di kalangan pemerintahan. Namun, dia menambahkan, dia mempercayakan proses penegakan hukum kepada lembaga yang berwenang.
"Saya punya informasi yang sahih, tetapi saya mempercayakan kepada penegak hukum, KPK terutamanya, ditambah penegak hukum yang lain. Saya tahu banyak hal, meski saya hemat bicara supaya tidak gaduh dan secara politik tidak menimbulkan yang tidak-tidak," ujar SBY kata SBY dalam pengantar pembukaan rapat kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (19/7/2012).
SBY juga menyatakan prihatin bahwa praktik penyimpangan penggunaan anggaran masih saja dilakukan oknum di pemerintah dan DPR RI. Praktik yang merugikan negara itu bahkan sudah berlangsung sejak dalam tahap perencanaan proyek hingga pelaksanaannya di lapangan.
"Sejak perencanaan sudah kongkalikong, pelaksaanannya kongkalikong. Sekarang pun masih ada yang berani di antara oknum parlemen kongkalikong dengan eksekutif, ini sekian anggarannya maka sekian persen dikeluarkan. Masya Allah, naudzubillah," ujarnya.
(van/fjp)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Parah! Bercerai dari Istri, Pria Ini Berhubungan Seks dengan Babi
1,876 share this. -
Golkar: Pak Harto Banyak Meninggalkan Pengagum di Indonesia
556 share this. -
Makan di Pendopo Sipanji Banyumas, Megawati Cerita Kondisi Indonesia
542 share this. -
Wakil Ketua Komisi IX: Freeport Lakukan Pengabaian Keselamatan Pekerja
462 share this. -
Jokowi: Saya Nggak Mau, Tahu-tahu Filmnya Jadi
371 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 22/05/2013 15:28 WIB
Sidang Dugaan Suap Impor Daging
Ini Alasan Sekretaris Mentan Mau Dipanggil Luthfi Hasan ke DPP PKS
-
Rabu, 22/05/2013 15:25 WIB
Tambang Runtuh, Freeport dan Gubernur Papua Temui DPR
-
Rabu, 22/05/2013 15:25 WIB
SPBU di Bojongsari Dirampok 6 Pria Bersenpi dan Bercelurit
-
Rabu, 22/05/2013 15:22 WIB
150 Unit Bajaj Tua Dihancurkan
-
Rabu, 22/05/2013 15:13 WIB
Refrizal: Banyak Kader di Daerah Ingin PKS Keluar dari Koalisi
-
Rabu, 22/05/2013 13:29 WIB
Ini Abdulrahman, Bocah SMP Heroik Penolong Korban Percobaan Perkosaan
-
Rabu, 22/05/2013 14:36 WIB
Ahmad Zaky Muncul di Rumah Orangtuanya!
-
Rabu, 22/05/2013 13:05 WIB
6 Bisik-bisik Tetangga Ungkap Kisah Darin dan Luthfi
-
Rabu, 22/05/2013 14:05 WIB
Tukang Ojek: Dua Hari Lalu Zaky Pulang Tengah Malam Pakai Moge
-
Rabu, 22/05/2013 13:42 WIB
Hakim Bingung Luthfi Bisa Sering Panggil Sekretaris Mentan ke DPP PKS
-
Rabu, 22/05/2013 14:12 WIB
Fahri Hamzah Balik ke Komisi III, Tifatul: Ini Bukan untuk Melawan KPK
-
Rabu, 22/05/2013 13:26 WIB
Darin Mumtazah Sosok Pendiam di Sekolahnya
-
Rabu, 22/05/2013 13:22 WIB
PKS Pecah! Fahri Ingin PKS Keluar Koalisi, Tifatul Tak Setuju
-
361 Komentar
-
239 Komentar
-
229 Komentar
-
215 Komentar
-
211 Komentar
-
210 Komentar
-
176 Komentar
-
162 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,845.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 11:41 WIB
3 Siswa SMP yang Gagalkan Upaya Pemerkosaan Sempat Mau Disuap Pelaku
-
Rabu, 22/05/2013 11:25 WIB
5 Pengakuan Mengejutkan Pelaku Pemotongan Kelamin Abdul Muhyi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)






Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Pembubaran partai politik memang dimungkinkan, namun masih utopis. Akhir-akhir ini, wacana pembubaran partai politik korup kembali menguat. Setidaknya ada tiga momentum yang mendorong wacana publik ini semakin menguat.
