Jumat, 20/07/2012 00:17 WIB

Muslim di Arab Saudi dan UEA Mulai Puasa Jumat 20 Juli

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Jakarta - Meski secara geografis posisi Arab Saudi berada di sebelah Barat Indonesia, namun negara tujuan Haji tersebut akan memulai puasa lebih dulu dari Indonesia. Hilal (bulan baru) terpantau di kawasan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab pada Kamis (19/7/2012) sore.

Sebagaimana dilansir situs Emirates247, umat muslim di kedua negara tersebut melihat hilal pada sore hari ini dan akan memulai puasa, Jumat (20/7) besok. Media Arabnews juga memberitakan hal serupa.

"Tanggal 20 Juli secara resmi telah dinyatakan sebagai hari pertama bulan suci Ramadan," demikian pengumuman tertulis di Arabnews.

Namun demikian, masyarakat muslim di sana masih menunggu pengumuman resmi dari Komite Rukyah Nasional di pemerintah masing-masing. Komite Rukyah UAE menyampaikan telah melihat bulan sabit baru yang menandakan dimulainya bulan suci Ramadan di UAE dalam rapat yang digelar sore tadi.

Sementara itu, muslim di Filipina akan memulai puasa Ramadan 1433 pada Sabtu 21 Juli 2012. Kepastian tersebut didapat setelah muslim di negara tersebut tidak melihat hilal.

Dennison Abidin, Direktur Komite Nasional Muslim FIlipina (NCMF) mengatakan badan-badan rukyah di Manila, Mindanao dan wilayah lain di negara tersebut tidak dapat melihat hilal.


(rmd/fjp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%