detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 12:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Kamis, 19/07/2012 16:24 WIB

Kronologi Pembunuhan di Bojong Gede yang Dilakukan Bocah 14 Tahun

Chazizah Gusnita - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Bocah 14 tahun berinisial A nekat membunuh Jordan (50) dan Edward (22). Utang Rp 1 juta menjadi penyebab. A mengaku spontan saat dengan keji menghabisi nyawa ayah-anak itu.

"Saya menyesal," kata A saat ditemui wartawan di Mapolres Depok, Jl Margonda, Kamis (19/7/2012). A lebih banyak menunduk.

Berikut kronologi pembunuhan yang terjadi pada Rabu (18/7) di perumahan Griya Satria Jingga, Bojong Gede, Bogor:

- Pukul 00.15 WIB

Bocah A dan rekannya Deny (24) bertamu ke rumah korban di Perumahan Griya Satria Jingga, Bojong Gede. Korban Jordan dan Edward menerima keduanya dengan menggelar karpet. Mereka pun mengobrol, apalagi A dan Deny memiliki utang pada Jordan.

- Pukul 01.00 WIB

A dan Deny membunuh Jordan dan Edward. Pembunuhan ini sudah direncanakan. Jordan dimartil kepalanya, sedang Edward yang sempat melawan ditusuk dengan pisau dapur. Pelaku menyeret dan menumpuk jasad korban di kamar mandi. Pelaku kemudian membawa kabur uang Rp 10 juta dan motor korban.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(ndr/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%