detikcom
Kamis, 19/07/2012 16:24 WIB

Kronologi Pembunuhan di Bojong Gede yang Dilakukan Bocah 14 Tahun

Chazizah Gusnita - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Bocah 14 tahun berinisial A nekat membunuh Jordan (50) dan Edward (22). Utang Rp 1 juta menjadi penyebab. A mengaku spontan saat dengan keji menghabisi nyawa ayah-anak itu.

"Saya menyesal," kata A saat ditemui wartawan di Mapolres Depok, Jl Margonda, Kamis (19/7/2012). A lebih banyak menunduk.

Berikut kronologi pembunuhan yang terjadi pada Rabu (18/7) di perumahan Griya Satria Jingga, Bojong Gede, Bogor:

- Pukul 00.15 WIB

Bocah A dan rekannya Deny (24) bertamu ke rumah korban di Perumahan Griya Satria Jingga, Bojong Gede. Korban Jordan dan Edward menerima keduanya dengan menggelar karpet. Mereka pun mengobrol, apalagi A dan Deny memiliki utang pada Jordan.

- Pukul 01.00 WIB

A dan Deny membunuh Jordan dan Edward. Pembunuhan ini sudah direncanakan. Jordan dimartil kepalanya, sedang Edward yang sempat melawan ditusuk dengan pisau dapur. Pelaku menyeret dan menumpuk jasad korban di kamar mandi. Pelaku kemudian membawa kabur uang Rp 10 juta dan motor korban.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 02/10/2014 18:15 WIB
    Dato Sri Tahir: Saya Sudah Nikmati Lunch dari TNI
    Gb Dato Sri Tahir, konglomerat terkaya nomor 12 di Indonesia, diangkat menjadi penasihat Panglima TNI Jenderal Moeldoko. Tahir pun menyumbang 1.000 rumah untuk prajurit. Kontroversi pun merebak. Apa imbalan yang Tahir dapat?
ProKontra Index »

Pilkada via DPRD Potensi Korupsinya Lebih Tinggi!

DPR hari ini akan mengesahkan RUU Pilkada yang salah satunya akan menentukan apakah pemilihan kepala daerah akan tetap dilakukan secara langsung atau dikembalikan ke DPRD. KPK berpandangan, Pilkada lewat DPRD justru potensi korupsinya lebih tinggi. Bila Anda setuju dengan KPK, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%