detikcom
Kamis, 19/07/2012 13:01 WIB

9 Tokoh di Dunia yang Tewas Diracun

Nograhany Widhi K - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya « Prev 6 dari 10 Next »
(dok Wikipedia)
5. Stepan Bandera

Stepan Bandera adalah politisi Ukraina, pemimpin gerakan nasionalis Ukraina. Dia bekerja sama dengan Nazi pada 1939-1941, kemudian dipenjara oleh Nazi pada 1941 dan dibebaskan pada 1944.

Pada 15 Oktober 1959, Bandera mendadak sakit di Munich, Jerman, dan meninggal sesaat kemudian. Pemeriksaan medis menyatakan penyebab kematian Bandera adalah gas sianida.

2 Tahun kemudian, 17 November 1961, pengadilan Jerman mengumumkan bahwa Bandera dibunuh oleh agen KGB Bohdan Stashynsky, atas suruhan Kepala KGB Alexander Shelepin dan PM Uni Soviet Nikita Khrushchev. Sidang yang berlangsung pada 8-15 Oktober 1962 di Jerman ini membuktikan bahwa Dinas Rahasia Soviet berada di balik pembunuhan Bandera.

Presiden Ukraina Victor Yuschenko pada 2010 memberi gelar pahlawan pada Bandera. Namun hal ini tampaknya menyinggung kaum Yahudi dan Rusia. Gelar ini kemudian diputuskan ilegal oleh pengadilan Ukraina pada 2010 dan dicabut oleh Presiden Ukraina Viktor Yanukovych pada awal 2011.

Next page :
6. Theodore Romzha



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%