detikcom
Kamis, 19/07/2012 10:44 WIB

PGN Bangun Rumah Sehat di Sidoarjo

Advertorial - detikNews
Sidoarjo - PGN membangun Rumah Sehat BAZNAS – PGN - Al Chusnaini di Sidoarjo, Jawa Timur. Rumah Sehat ini adalah sebagai bentuk dukungan nyata PGN untuk membantu masyarakat mendapatkan akses kesehatan.

Pembangunan Rumah sehat merupakan hasil kerjasama antara PGN dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Yayasan Al Chusnaini. Adapun biaya pembangunan Rumah Sehat BAZNAS ini mencapai Rp 3 miliar.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian PGN di sektor Kesehatan sehingga masyarakat yang membutuhkan, khususnya di Sidoarjo dan sekitarnya dapat memperoleh pelayanan kesehatan dengan baik tanpa dipungut biaya” ucap Direktur Keuangan PGN, M. Riza Pahlevi.

Pembangunan Rumah Sehat BAZNAS – PGN - Al Chusnaini itu sendiri merupakan salah satu Pogram Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) PGN. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat miskin untuk memelihara dan memperbaiki kualitas kesehatannya baik secara fisik, mental, maupun lingkungan sehingga menjadi lebih produktif secara ekonomi dan sosial.

Rumah Sehat ini dibangun dua lantai dengan luas 863 m2 yang dilengkapi Poliklinik, Laboratorium Darah, Ruang Dokter dan Emergency, Ruang Medical Record, Ruang Laundry, Musholla, Toilet, Ruang Rapat, Ruang Manajemen, Ruang Tunggu, Ruang Perawat, Ruang Perlengkapan, Ruang Fisioterapi, dan Ruang Rawat Inap.

Sebanyak 30 tenaga medis dan pendukung yang memberdayakan putra daerah telah disiapkan untuk melayani masyarakat.

Pada kesempatan ini telah dilakukan pelayanan pengobatan dan pemberian bingkisan makanan bergizi kepada 250 warga sekitar.

“Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada PGN, yang dengan berbagai kreasinya telah mewujudkan Program Bina Lingkungan yang kali ini dalam bentuk pembangunan Rumah Sehat tanpa kasir. Semoga program mulia ini nantinya dapat diikuti BUMN lainnya” kata Pandu Djajanto, Deputi Bidang Restrukturisasi dan Perencanaan Strategis Kementerian BUMN.

Melalui keberadaan Rumah Sehat BAZNAS – PGN – Al Chusnaini ini kualitas kesehatan masyarakat yang ada di Jawa Timur dan di Sidoarjo pada khususnya menjadi lebih baik dan secara tidak langsung dapat membantu Pemerintah menyehatkan masyarakat.
(adv/adv)



Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
    50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
    Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
    Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra Index »

Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
Pro
46%
Kontra
54%
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
MustRead close