detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 17:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 19/07/2012 09:56 WIB

Gara-gara 2 Linting Ganja, Halimah Dibui 4 Tahun & Denda Rp 800 Juta

Andi Saputra - detikNews
Ladang ganja di Aceh (andri/detikcom)
Jakarta - Mungkin Nur Halimah (21) tidak menyangka, hanya karena 2 linting ganja dia harus mendekam di penjara selama 4 tahun lamanya. Tidak hanya itu, dia juga didenda membayar uang kepada negara sebesar Rp 800 juta. Nilai yang sangat besar bagi perempuan pengangguran ini.

Hal ini terungkap dalam putusan Pengadilan Negeri (PN) Banyumas, Jawa Tengah, yang dilansir website MA, Kamis (19/7/2012). Halimah tertangkap polisi di perempatan Buntu, Sidamulya, Banyumas, saat dia sedang menunggu pacarnya, Rizky, pada 8 Desember 2011 lalu. "Saat mereka bertemu, polisi langsung datang menghampiri dan menggeledah Halimah," tulis putusan itu.

Saat digeledah ditemukan 2 linting ganja yang dimasukkan dalam bungkus rokok. Warga Rt 1/3, Mergawati, Kroya, Cilacap, ini membeli ganja tersebut seharga Rp 50 ribu dari Bombom.

"Saya disuruh membeli ganja oleh pacar saya. Saya tidak pernah memakai, pacar saya yang menyuruh saya karena (saya) takut ditinggal pacar saya," ujar Halimah dalam pengakuannya.

Setelah diproses hukum, majelis hakim PN Banyumas menjatuhkan hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 800 juta. Putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim Tri Asnuri Herkutanto, Riya Novita dan Yuliana Eny menyatakan jika Halimah tidak mempunyai uang Rp 800 juta maka dapat menggantinya dengan penjara selama 1 tahun.

"Hal yang meringankan karena terdakwa membeli ganja karena disuruh pacarnya, belum pernah dihukum dan berlaku sopan selama persidangan. Hal yang memberatkan karena terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika," ujar putusan yang diketok pada 16 Februari 2012 lalu ini.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(asp/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%