detikcom
Kamis, 19/07/2012 02:08 WIB

Anak Korban Pembunuhan Sadis di Bojong Gede Diinapkan di Kantor Polisi

Hendrik Isnaini Raseukiy - detikNews
Bogor - R, anak bungsu korban pembunuhan sadis di Bojong Gede, Yordan diinapkan di kantor Mapolsek Bojong Gede. Polisi butuh keterangannya untuk mengungkap pelaku sambil terus memberinya rasa aman.

Dari keterangan polisi, R adalah orang pertama yang menemukan jenazah Yordan (50) dan Edward (20). Saat ini, gadis belia ini sekrarang berada di sebuah ruangan Mapolsek Bojonggede Jalan Raya Tojong, didampingi Kasat Reskrim
Polresta Depok Kompol Febriansyah.

"Kasihan dia menerima kenyataan begini. Kita harus menanyainya secara perlahan-lahan. Kita buat dia senyaman mungkin dulu," ujar seoran polisi.

Dari pengamatan, gadis belia coklat manis ini perawakan kurus dengan tinggi 140 cm dan berambut ikal panjang sebahu. Mengenakan kaos putih dan celana jeans hitam, dia hanya diam termangu dengan pandangan mata kosong.

Polisi masih mencoba menghubungi ponsel Dina Sutiyem, istri Yordan. Pasangan tersebut mempunyai tiga anak. Sejak ada pertengkaran dengan Yordan, Dina sudah sekitar 2 bulan meninggalkan rumah.

Informasi yang detikcom kumpulkan, polisi juga memanggil Buluk, hansip perumahan Griya Satria Jingga, Ragajaya ke Mapolsek Bojonggede. Namun, Buluk masih bertugas sebagai Satpam di PT KAI di Depok. penyidik ingin tanyakan kepada Buluk, apakah dia melihat orang yang mencurigakan ketika malam Selasa itu.




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(mad/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%