detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 16:00 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Kamis, 19/07/2012 02:08 WIB

Anak Korban Pembunuhan Sadis di Bojong Gede Diinapkan di Kantor Polisi

Hendrik Isnaini Raseukiy - detikNews
Bogor - R, anak bungsu korban pembunuhan sadis di Bojong Gede, Yordan diinapkan di kantor Mapolsek Bojong Gede. Polisi butuh keterangannya untuk mengungkap pelaku sambil terus memberinya rasa aman.

Dari keterangan polisi, R adalah orang pertama yang menemukan jenazah Yordan (50) dan Edward (20). Saat ini, gadis belia ini sekrarang berada di sebuah ruangan Mapolsek Bojonggede Jalan Raya Tojong, didampingi Kasat Reskrim
Polresta Depok Kompol Febriansyah.

"Kasihan dia menerima kenyataan begini. Kita harus menanyainya secara perlahan-lahan. Kita buat dia senyaman mungkin dulu," ujar seoran polisi.

Dari pengamatan, gadis belia coklat manis ini perawakan kurus dengan tinggi 140 cm dan berambut ikal panjang sebahu. Mengenakan kaos putih dan celana jeans hitam, dia hanya diam termangu dengan pandangan mata kosong.

Polisi masih mencoba menghubungi ponsel Dina Sutiyem, istri Yordan. Pasangan tersebut mempunyai tiga anak. Sejak ada pertengkaran dengan Yordan, Dina sudah sekitar 2 bulan meninggalkan rumah.

Informasi yang detikcom kumpulkan, polisi juga memanggil Buluk, hansip perumahan Griya Satria Jingga, Ragajaya ke Mapolsek Bojonggede. Namun, Buluk masih bertugas sebagai Satpam di PT KAI di Depok. penyidik ingin tanyakan kepada Buluk, apakah dia melihat orang yang mencurigakan ketika malam Selasa itu.




Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mad/mad)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%