detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 07:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 18/07/2012 16:49 WIB

Amankan Bus dari Aksi Brutal, Polda Sulselbar Gelar Pasukan di Terminal

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Gelar pasukan Sulselbar di Terminal Makassar (m nur abdurrahman/detikcom)
Makassar - Polda Sulawesi Selatan dan Barat menggelar pasukan untuk operasi pengamanan bus jalur Trans Sulawesi di Terminal Regional Daya, Makassar, Rabu (18/7/2012). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi maraknya kasus pelemparan bus antar kota/kabupaten yang dilakukan orang tak dikenal.

Dalam gelar pasukan ini, Wakil Dirlantas Polda Sulselbar, AKBP Eldy Yudianto menyebutkan gelar pasukan untuk pengawalan sekitar 90 bus yang melintas di jalur trans sulawesi. "Setiap bus akan dikawal dua orang petugas, tapi pengawalan ini juga akan dikoordinasikan dengan perusahaan bus. Pengawalan sesuai permintaan," ujar Eldy.

Selain itu, pengawalan bus-bus antar kota/kabupaten ini juga melibatkan aparat Polres setempat yang menyiapkan pos pengamanan di tiap wilayah tugas untuk mengantisipasi terulangnya peristiwa pelemparan bus. Setiap Polsek di sekitar jalur Trans Sulawesi akan didirikan pos jaga 24 jam.

Senin dini hari lalu, sekitar pukul 04.00 Wita (16/7/2012), bus Manggala Trans dari Kabupaten Tana Toraja menuju Makassar, dengan nomor polisi DD 7777 MT, di depan Pasar Bulu-Bulu, Kab. Maros, dilempari orang tak dikenal dan menyebabkan seorang penumpang, Hermin Bollan (45 tahun), terluka di bagian kepalanya.

Bus yang dikemudikan Ottong (40 tahun) ini mengalami pecah di kaca depan sebelah kiri akibat terkena lemparan batu kali seukuran dua kepalan tangan orang dewasa.

Selain peristiwa yang terjadi di Kab. Maros, beberapa hari lalu kasus serupa terjadi di jalan poros Kab. Pinrang, yang menimpa Bus Litha. Akibat peristiwa ini, bus Litha terperosok di jurang dan menyebabkan sebagian penumpangnya terluka.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(mna/try)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%