Rabu, 18/07/2012 16:49 WIB

Amankan Bus dari Aksi Brutal, Polda Sulselbar Gelar Pasukan di Terminal

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Gelar pasukan Sulselbar di Terminal Makassar (m nur abdurrahman/detikcom)
Makassar - Polda Sulawesi Selatan dan Barat menggelar pasukan untuk operasi pengamanan bus jalur Trans Sulawesi di Terminal Regional Daya, Makassar, Rabu (18/7/2012). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi maraknya kasus pelemparan bus antar kota/kabupaten yang dilakukan orang tak dikenal.

Dalam gelar pasukan ini, Wakil Dirlantas Polda Sulselbar, AKBP Eldy Yudianto menyebutkan gelar pasukan untuk pengawalan sekitar 90 bus yang melintas di jalur trans sulawesi. "Setiap bus akan dikawal dua orang petugas, tapi pengawalan ini juga akan dikoordinasikan dengan perusahaan bus. Pengawalan sesuai permintaan," ujar Eldy.

Selain itu, pengawalan bus-bus antar kota/kabupaten ini juga melibatkan aparat Polres setempat yang menyiapkan pos pengamanan di tiap wilayah tugas untuk mengantisipasi terulangnya peristiwa pelemparan bus. Setiap Polsek di sekitar jalur Trans Sulawesi akan didirikan pos jaga 24 jam.

Senin dini hari lalu, sekitar pukul 04.00 Wita (16/7/2012), bus Manggala Trans dari Kabupaten Tana Toraja menuju Makassar, dengan nomor polisi DD 7777 MT, di depan Pasar Bulu-Bulu, Kab. Maros, dilempari orang tak dikenal dan menyebabkan seorang penumpang, Hermin Bollan (45 tahun), terluka di bagian kepalanya.

Bus yang dikemudikan Ottong (40 tahun) ini mengalami pecah di kaca depan sebelah kiri akibat terkena lemparan batu kali seukuran dua kepalan tangan orang dewasa.

Selain peristiwa yang terjadi di Kab. Maros, beberapa hari lalu kasus serupa terjadi di jalan poros Kab. Pinrang, yang menimpa Bus Litha. Akibat peristiwa ini, bus Litha terperosok di jurang dan menyebabkan sebagian penumpangnya terluka.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(mna/try)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%