Rabu, 18/07/2012 13:26 WIB

Anis Matta: PKS Pernah Koalisi Dukung Jokowi di Solo

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - PKS saat ini sedang menimbang arah koalisi di putaran kedua Pilgub DKI. Namun sebagai catatan, PKS pernah mendukung kesuksesan Joko Widodo (Jokowi) di pemilihan Walikota Solo.

"Itu juga kita pertimbangkan. Kita kan koalisi dengan Jokowi di Solo, wakilnya kan juga kristen. Isu SARA dalam hal ini nggak relevan lagi," kata Sekjen PKS Anis Matta kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/7/2012).

Kala itu Hidayat Nurwahid menjadi juru kampanye Jokowi. Jokowi pun sukses terpilih menjadi walikota Solo.

Namun untuk putaran kedua Pilgub DKI diakui Anis, PKS sedang melakukan riset. Keputusan final akan disampaikan dalam dua pekan ke depan.

"Belum. PKS sedang melakukan riset. Sedang melakukan survei dulu. Ada komunikasi dengan Foke ada juga komunikasi dengan Jokowi," kata Anis.

Dalam riset tersebut, PKS mengkaji besarnya golput dan swing voter. Karena di Pilkada DKI ternyata survei lembaga survei banyak meleset.

"Kita mesti hati-hati juga dalam hal itu. Mungkin juga itu ada split antara pilihan partai dengan pilihan orang. Pilihan orang itu kan barangnya jelas di depan mata. Parameter swing voters belum tertangkap sepenuhnya dalam survei-survei sekarang ini,"pungkasnya.


(van/mpr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    70%
    Kontra
    30%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel