Rabu, 18/07/2012 13:24 WIB

Tunggu Dana Kompensasi, Ratusan Penumpang Garuda di Pekanbaru Antre

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Penumpang antre di loket Garuda di Bandara SSK II Pekanbaru (chaidir at/detikcom)
Pekanbaru - Ratusan penumpang Garuda mengantre di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Riau. Mereka dijanjikan ganti rugi atau kompensasi atas 'ketidakjelasan' pemberangkatan akibat tergelincirnya Garuda GA 174 hari Selasa (17/7) kemarin sore.

Pembayaran kompensasi hanya bisa dilakukan di kantor cabang Garuda di Bandara SSK II. Sebab itu, penumpang dari berbagai jadwal penerbangan itu langsung menyerbu lokasi, Rabu (18/7/2012).

Ridar, salah satu penumpang, menyatakan, seharusnya dia berangkat ke Jakarta kemarin. Namun karena ada insiden tergelincirnya Garuda GA 174, pesawatnya batal berangkat. Oleh pihak Garuda, ia diberi dana kompensasi.

"Total Rp 950 ribu. Rp 600 ribu untuk penginapan dan sisanya untuk transportasi dan makan," katanya.

Ridar mengaku belum tahu jadwal penerbangan barunya. Namun pihak Garuda menyebut, jika kondisi bandara sudah normal, maka penumpang akan tetap diberangkatkan. Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari perwakilan Garuda setempat.

Kondisi bandara belum sepenuhnya normal. Namun informasi dari bandara, hari ini sudah ada 3 pesawat yang bisa landing - take off, yakni dua pesawat Batavia dan satu pesawat Lion.

Akibat belum dievakuasinya pesawat yang tergelincir, panjang runway berkurang dari biasanya. Dari 2.240 meter menjadi 1.800 meter. Dengan keterbatasan runway, maka pesawat yang bisa mendarat hanya jenis Boeing 737-400 dan jenis Fokker.

(try/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    68%
    Kontra
    32%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel