detikcom
Rabu, 18/07/2012 13:18 WIB

Hidayat Masih Kandidat Capres PKS

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Hidayat Nur Wahid tereliminasi dalam ajang Pilgub DKI Jakarta. Namun demikian, Hidayat tetap masuk dalam daftar capres 2014 yang digodok Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

"Belum (dihapus). Masih kita lihat tapi kan kita realistis juga," kata Sekjen PKS, Anis Matta, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/7/2012).

Menurut Anis, tim sukses untuk pileg dan pilpres 2014 sudah dibentuk PKS. Nama-nama capres PKS masih dirahasiakan.

"Timnya sudah dibentuk. Di DPP, kita tidak tahu sama sekali," katanya.

Ketika ditanya apakah Anis juga masuk dalam kandidat capres PKS, Anis menjawab diplomatis.

"Menurut saya, kita di PKS kan mengikuti keputusan partai saja. Diperintah ke mana kita ikut saja," pungkasnya.


Jokowi Tak Beri Restu, KK Dheeraj Nekat Putar Film Jokowi. Saksikan Cerita Lengkapnya di "Reportase Siang" hari ini, mulai pukul 10.37 WIB Hanya di Transtv

(van/aan)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    60%
    Kontra
    40%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000
    MustRead close