detikcom
Selasa, 17/07/2012 23:51 WIB

Usai Kepalanya Digetok Botol, Sopir Taksi Ini Dirampok Rp 400 Ribu

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Seorang sopir taksi Pusaka, Hartono (33) menjadi korban pelaku kejahatan di Jl. Jati Bendungan, Pulogadung, Jakarta Timur. Selain mengalami memar di bagian kepala akibat hantaman botol, Hartono pun harus kehilangan uang Rp 400 ribu.

Kejadian ini terjadi pada Selasa (17/7/2012) sekitar pukul 03.30 WIB. Saat kejadian, Hartono tengah mengangkut penumpang yang ternyata adalah pelaku kejahatan.

"Pelaku naik dari Cikini, Jakarta Pusat meminta diantar ke Rawamangun. Setelah sampai di TKP dan pada saat pelaku mau turun, pelaku menarik baju korban," ujar Kasies Humas Polsek Pulogadung, Abdul Chafidz, saat dihubungi wartawan.

Lebih lanjut ia menceritakan, saat di dalam taksi, pelaku membawa botol minuman. "Pelaku mengancam korban sambil memaksa menyerahkan dompet dan uang sebesar Rp1 juta. Namun karena tak memiliki uang sebanyak itu, korban pun mempertahankan dompetnya," sambungnya.

Abdul menjelaskan pelaku memukul korban dengan botol dan langsung memaksa mengambil uang.

"Pelaku memukul korban dengan botol dan memaksa mengambil uang Rp 400 ribu. Korban mengalami luka robek di pundak kanan dan luka memar di kepala belakang," ungkapnya.

Akibat peristiwa tersebut pelaku yang berjumlah dua orang ini langsung melarikan diri ke arah Komplek Pertamina, Cipinang, Jakarta Timur. Sementara korban dalam keadaan terluka berusaha sekuat tenaga untuk melaporkan kejadian ke Polsek Pulogadung.


Simak rangkuman aneka berita penting dan menarik sepanjang hari ini di "Reportase Malam" Pukul 0.30 WIB hanya di TransTV

(edo/mok)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%