Selasa, 17/07/2012 21:10 WIB
Akbar Tandjung: Jangan Pecat JK Kalau Nyapres Lewat Partai Lain
"Memang pada waktu Rapimas yang lalu ada perencanaan pemberian sanksi kepada anggota Golkar yang tidak mengikuti aturan organisasi. Di mana waktu itu saya menyampaikan pemberian sanksi tentu wajar saja kalau diberikan kepada anggota yang tidak mengikuti aturan. Tapi kalau tidak ada alasan yang prinsipil dan mendasar tidak perlu cepat-cepat dilakukan pemecatan," kata Akbar kepada detikcom, Rabu (17/7/2012).
Menurut Akbar, partai sebesar Golkar harus lebih fleksibel dengan situasi politik terkini. Kalaupun memberikan sanksi harus benar-benar diberikan kepada kader yang memang bermasalah dan tak taat aturan.
"Kalaupun dilakukan pemecatan terlebih dahulu paling tidak diberikan peringatan-peringatan dan itupun harus benar-benar dilakukan dengan keputusan mendasar," imbau Akbar.
Mengenai wacana majunya JK dalam Pilprs 2014, menurut Akbar, sebenarnya tidak masuk kesalahan prinsipil yang harus dikenakan sanksi pemecatan. Menurut Akbar, harusnya DPP Golkar lebih arif menyikapi masalah ini.
"Ya kalau bicara dari perspektif demokrasi sekarang ini bisa saja orang memberikan dukungan kepada seseorang walaupun orang itu tidak berasal dari partainya. Tentu keinginan itu terbuka, bisa tokoh Golkar dicalonkan partai lain atau sebaliknya. Karena dilihat dari rekrutment kan juga terbuka. Dari sisi ini kelihatan Golkar memperlihatkan sikap-sikap yang terbuka. Jangan terlalu untuk melakukan pemecatan dalam suasana politik yang terbuka seperti sekarang ini," pintanya.
Mantan Ketum Golkar sekaligus mantan Wapres Jusuf Kalla tak takut dipecat Golkar kalau dia kemudian maju Pilpres dengan Parpol lain.
"Nggak apa-apa. Selama kita tidak pakai Partai Golkar juga nggak apa-apa. Mau pecat dua kali, tiga kali juga tidak ada soal. Silahkan aja kan,"kata JK di Gedung DPR, Senayan.
rencana kenaikan BBM sebabkan penimbunan bbm, bbm bersubdisi jadi langka.saksikan peneluran Reportase investigasi minggu pukul 16.45 WIB Hanya di TransTV
(van/mok)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Out Of Control, Terios Tabrak Pohon dekat TPU UI
456 share this. -
Hujan Diperkirakan Guyur Wilayah Jabodetabek Sore Hingga Malam Hari Ini
438 share this. -
Ketika Orang Rusia Belajar Bahasa Indonesia
426 share this. -
KPK Pertimbangkan Periksa Darin Mumtazah di Kediamannya
407 share this. -
Nekat! Perempuan Ini Interupsi Pidato Presiden AS Barack Obama
390 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 25/05/2013 22:16 WIB
Tak Hadiri Rapat Timwas Century di DPR, Ini Jawaban KPK
-
Sabtu, 25/05/2013 21:37 WIB
Terseret Ombak, 9 Remaja Tewas di Minahasa
-
Sabtu, 25/05/2013 20:45 WIB
Polisi Karawaci Gagalkan Aksi Pembobolan Bengkel
-
Sabtu, 25/05/2013 20:23 WIB
Dalami Century, KPK akan Padukan Keterangan Sri Mulyani & Budi Mulya
-
Sabtu, 25/05/2013 19:33 WIB
Kasus Hambalang, Penahanan Berdasarkan Urutan Penetapan Tersangka
-
Sabtu, 25/05/2013 22:16 WIB
Tak Hadiri Rapat Timwas Century di DPR, Ini Jawaban KPK
-
Sabtu, 25/05/2013 21:37 WIB
Terseret Ombak, 9 Remaja Tewas di Minahasa
-
Sabtu, 25/05/2013 20:45 WIB
Polisi Karawaci Gagalkan Aksi Pembobolan Bengkel
-
Sabtu, 25/05/2013 22:37 WIB
Mahfud MD Terima Penghargaan Praktisi Pemerintahan Terbaik
-
Sabtu, 25/05/2013 20:23 WIB
Dalami Century, KPK akan Padukan Keterangan Sri Mulyani & Budi Mulya
-
Sabtu, 25/05/2013 19:31 WIB
Kasus Hambalang, Penahanan Berdasarkan Urutan Penetapan Tersangka
-
Sabtu, 25/05/2013 18:41 WIB
Tunggu Pemeriksaan Darin, Pelimpahan Berkas Luthfi ke Pengadilan Ditunda
-
Sabtu, 25/05/2013 18:38 WIB
Pelajar Solo Tersesat di Gunung Merbabu
-
544 Komentar
-
365 Komentar
-
257 Komentar
-
208 Komentar
-
205 Komentar
-
179 Komentar
-
152 Komentar
-
145 Komentar
-
Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Sabtu, 25/05/2013 13:34 WIB
Menlu AS Tegaskan Dukungan Penuh Untuk Rezim Israel
-
Sabtu, 25/05/2013 10:58 WIB
Begitu Dapat Kerugian Negara Hambalang dari BPK, KPK akan Tahan Tersangka
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer












Made Tantrawan (21), mahasiswa Fakultas MIPA UGM memiliki catatan prestasi yang luar biasa. Ia menjadi langganan juara olimpiade internasional dan kini lulus dengan sempurna. Apa resepnya?
Perlawanan para koruptor memang bervariasi. Sejak pertama kali pemberantasan korupsi dilakukan pada permulaan revolusi di Indonesia, tahun 1957, perlawanan sudah terjadi. Perlawanan para koruptor sudah merupakan hukum besi. Hukum perlawanan adalah hukum kemestian.
