detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 02:46 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 17/07/2012 18:47 WIB

7 Kebiasaan Menuju Sukses Ala Stephen Covey

Nurvita Indarini - detikNews
Index Artikel Ini  Klik "Next" untuk membaca artikel selanjutnya 1 dari 8 Next »
Jakarta - Siapa menabur perbuatan, maka dia akan menuai kebiasaan. Siapa yang menabur kebiasaan maka dia akan menabur karakter. Nah, dalam hidupnya penulis kenamaan Stephen Covey sempat menuliskan 7 kebiasaan untuk sukses. Apa saja?

Michael Gray merangkum buku The 7 Habits of Highly Effective People dan diterjemahkan bebas oleh Sumargi Rahardjo. Gray menyebut Covey melalui buku tersebut mempromosikan inspirasinya yang disebut 'etika karakter' yang berdasarkan prinsip dan tata cara memimpin, serta mengabaikan prinsip 'etika kepribadian' yang memberikan sinyal kepalsuan dan ambiguitas.

Karakter bagi Covey merupakan gabungan kebiasaan-kebiasaan manusia. Kebiasaan ini memang sulit diubah, namun bisa diubah jika ada komitmen yang bersungguh-sungguh. Kebiasaan (habits) yang baik merupakan persinggungan antara pengetahuan (knowlegde), keahlian (skill) dan keinginan (desire).

Berikut ini 7 kebiasaan menuju sukses dalam buku yang telah diterjemahkan dalam 38 bahasa tersebut:

Next page :
1. Be Proactive


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
84%
Kontra
16%