detikcom
Selasa, 17/07/2012 18:32 WIB

Hillary Clinton Ancam Iran Soal Nuklir

Rita Uli Hutapea - detikNews
Foto: AFP
Yerusalem, - Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Hillary Clinton mengancam Iran terkait program nuklirnya. Mantan ibu negara AS itu mengingatkan bahwa Washington akan "menggunakan semua unsur kekuatannya" untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir. AS juga akan terus berkonsultasi dengan Israel mengenai isu ini.

Dikatakan Hillary, Iran saat ini belum juga memutuskan untuk menghentikan ambisi nuklirnya. "Kami akan menggunakan semua unsur kekuatan Amerika untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir," kata Hillary kepada para wartawan di Yerusalem, Israel seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (17/7/2012).

Hal tersebut disampaikan istri mantan presiden AS Bill Clinton tersebut di akhir kunjungannya ke Yerusalem.

Menurut Hillary, berkat upaya-upaya AS untuk menggalang komunitas internasional dalam menghadapi ancaman nuklir Iran, pemerintah Teheran kini "dalam tekanan yang lebih besar, melebihi sebelumnya."

Hillary juga menyinggung mengenai upaya untuk melanjutkan kembali negosiasi perdamaian Israel-Palestina, yang menurutnya tergantung pada kerja keras kedua negara. Pembicaraan damai antara Israel dan Palestina telah terhenti selama hampir dua tahun.

Hillary tiba di Israel pada Minggu, 15 Juli malam waktu setempat sebagai akhir dari rangkaian turnya ke sembilan negara. Dalam lawatannya ke Israel, Hillary mengadakan pertemuan dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Presiden Shimon Peres, Menteri Pertahanan Ehud Barak dan Menlu Israel Avigdor Lieberman.


seorang Bocah SD diadu Berkelahi Oleh temannya Hingga Muntah darah. Saksikan Informasi Selengkapnya di "Reportase Pagi", pukul 04.26 - 05.23 WIB, hanya di TRANS TV

(ita/nrl)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
33%
Kontra
67%