Selasa, 17/07/2012 17:18 WIB

JK Harus Tinggalkan Golkar Kalau Berlaga di Pilpres 2014

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Rupanya internal Golkar telah sepakat mencapreskan Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie. Tak ingin suara pecah, siapapun yang ingin berlaga di Pilpres 2014 akan diberhentikan dari keanggotaan Golkar.

Termasuk mantan Ketum Golkar Jusuf Kalla yang telah menyatakan tak takut dipecat. Meski dia belum pasti berlaga di pilpres 2014.

"Dari dulu kita mengenal pak JK sebagai tokoh yang konsisten dan konsekuen. Beliau menyatakan itu setelah tahu bahwa beliau berat untuk maju dari Golkar, dan harus meninggalkan partai kalau maju dari partai lain sesuai peraturan organisasi,"kata Wasekjen Golkar, Tantowi Yahya, dalam pesan singkat kepada wartawan, Selasa (17/7/2012).

Menurut Tantowi itu sudah diputuskan dalam Rapimnas Golkar yang terakhir. Tak ada kader Golkar yang bisa menentang.

"Ya, ini adalah hasil dari Rapimnas III di Bogor beberapa waktu lalu,"tegas Tantowi.

Ical yang sudah dideklarasikan pun harus siap menghadapi capres yang muncul. Termasuk kemungkinan berduel dengan JK.

"Pak Ical sudah dideklarasikan sebagai capres, ibarat phinisi, layar sudah dikembangkan. Dengan demikian beliau siap bersaing dengan siapapun,"pungkasnya.

Mantan Ketum Golkar sekaligus mantan Wapres Jusuf Kalla tak takut dipecat Golkar kalau dia kemudian maju Pilpres dengan Parpol lain.

"Ngga apa-apa. Selama kita tidak pakai Partai Golkar juga nggak apa-apa. Mau pecat dua kali, tiga kali juga tidak ada soal. Silahkan aja kan,"kata JK, sebelumnya.

(van/mpr)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 21/05/2013 11:43 WIB
      15 Tahun Reformasi
      Emha Ainun Nadjib: Reformasi Itu Omong Kosong
      Gb Budayawan Emha Ainun Nadjib berada di pusaran arus perubahan kekuasaan 1998. Dia adalah salah satu tokoh yang dengan lantang meminta Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya. Tapi reformasi yang terjadi sampai saat ini, kata dia, palsu belaka. Mengapa?
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    88%
    Kontra
    12%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    MustRead close