detikcom
Selasa, 17/07/2012 16:04 WIB

Kronologi Tim Paduan Suara Uncen yang Terlantar di Cincinnati

Indra Subagja - detikNews
cincinnati.com
Jakarta - Tim paduan suara Gema Chandra Universitas Cendrawasih terlantar di Cincinnati, Ohio, AS. Mereka hampir tak bisa pulang karena kehabisan ongkos hingga akhirnya mereka "mengamen" di kota itu.

Sejatinya mereka hendak ikut lomba paduan suara tingkat dunia, tapi karena datang terlambat mereka tak bisa ikut. Bekal habis, dan mereka mengandalkan sumbangan.

"Mereka baru berangkat H-1 dengan dana Rp 1 miliar dari Pemprov Papua," kata Pembantu Rektor III Uncen Paul Homers saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (17/7/2012).

Berikut kronologi keberangkatan yang tim paduan suara Uncen ke AS berdasarkan versi pihak universitas dan media di Cincinnati:

- Akhir Juni 2012

Rombongan tim paduan suara tiba di Jakarta. Mereka mengurus visa dan menunggu pernohonan dana dari Pemprov Papua cair.

- 5 Juli 2012

Setelah dana cair sebesar Rp 1 miliar, tim paduan suara berangkat ke AS. Rektorat Uncen menyarankan mereka tidak berangkat karena jadwal yang mepet. Sebab mereka harus tampil pada 6 dan 7 Juli di World Choir Games.

- 14 Juli 2012

Media di Cincinnati memberitakan, tim paduan suara baru tiba di Cincinnati pada seremoni penutupan kompetisi hari Sabtu tanggal 14 Juli waktu setempat. Jadwal tampil mereka sudah lewat seminggu lalu. Media menulis, mereka telat datang karena ada masalah perjalanan di Jakarta. Rute yang dilalui tim ini adalah Jakarta ke San Francisco, kemudian ke Cincinnati. Di Cincinnati, masalah timbul, rombongan ini tidak memiliki tiket balik ke San Francisco dan tidak memiliki hotel tempat berteduh hingga jadwal kepulangan mereka ke Jakarta.

- 15 Juli 2012

Panitia World Choir Games dari Interkultur yang berbasis di Jerman, hanya menyediakan hotel hingga 15 Juli. Panitia lalu mengatur sejumlah pertunjukan untuk Gema Chandra guna menggalang dana. Tim paduan suara akhirnya "mengamen" dan memperoleh sumbangan 3.000 dollar AS (sekitar Rp 28 juta). Uang itu untuk membayar akomodasi mereka di Cincinnati hingga Rabu (18/7) dan transportasi ke San Francisco pada Kamis (19/7) dengan naik bus. Pada Jumat dinihari mereka terbang ke Jakarta. Kepedulian warga Cincinnati ini juga menonjol di twitter.

- 17 Juli 2012

Kemlu melalui KJRI Chichago mengirim tim untuk melihat kondisi tim paduan suara.


(ndr/nrl)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel