detikcom
Selasa, 17/07/2012 15:52 WIB

Mau Dapat Diskon di Resor Ini? Pakailah Rok Mini!

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Ilustrasi (Thinkstock)
Beijing, - Sebuah taman hiburan di China memicu aksi protes dan kemarahan publik atas promo diskon bagi para pengunjungnya. Sebabnya, mereka hanya menawarkan diskon bagi para pengunjung wanita yang mengenakan rok mini dengan panjang hanya 38 cm atau kurang dari itu.

Namun demikian, warga setempat menentang dan mengecamnya. Menurut mereka, promosi ini terlalu vulgar. Promosi ini juga dianggap terlalu mengeksploitasi wanita demi mendapat keuntungan bagi pihak tertentu.

Promosi ini ditawarkan oleh sebuah resor di Guangxi, China yang bernama Guilin Merryland Resort. Promosi berjudul 'Cinta Rok Mini' alias 'Love Miniskirts' ini berlaku selama 2 bulan ke depan. Demikian seperti diberitakan oleh Shanghai Daily dan dilansir oleh news.com.au, Selasa (17/7/2012).

Promosi ini berhasil menarik perhatian banyak pengunjung wanita. Terbukti, banyak wanita dengan rok mini yang mengantre di depan pintu masuk taman hiburan ini. Sedangkan para petugas resor, tentu saja yang berjenis kelamin perempuan, sibuk mengukur panjang rok mini yang mereka gunakan dengan meteran.

Dalam bunyi iklannya, setiap pengunjung wanita yang mengenakan rok mini akan dikenakan biaya masuk lebih murah dari tiket normal sebesar sekitar 57 yuan (Rp 85 ribu). Wakil manajer taman hiburan ini, Li Wenxing, menuturkan bahwa promosi ini dalam rangka musim panas.

"Kami mendorong para pengunjung wanita untuk menampilkan kecantikan mereka saat musim panas," ucap Li, sembari menambahkan bahwa promosi ini pernah dilakukan tahun lalu dan sukses besar menarik banyak pengunjung wanita dan juga pria.

Sementara itu, sejumlah pihak lainnya, justru mempertanyakan apakah diskonnya akan semakin besar jika si pengunjung wanita mengenakan pakaian semakin minim atau malah sama sekali tidak mengenakan pakaian!


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(nvc/ita)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%