Selasa, 17/07/2012 15:09 WIB
Gerindra: Jokowi Unggul di 4 Wilayah DKI, Foke Sebaiknya Mundur
"Memang kalau untuk menghemat ada baiknya juga dipertimbangkan Pak Fauzi Bowo dengan besar hati mundur. Lebih terhormat bagi Pak Fauzi Bowo dan dikenang menjadi gubernur yang legowo," kata anggota Dewan Pembina Gerindra, Martin Hutabarat, kepada di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7/2012).
Menurut Martin dari rekapitulasi sudah terlihat keunggulan Jokowi. Dia yakin perolehan suara Jokowi cukup signifikan.
"Karena ternyata hasil Pemilukada sudah menunjukkan bahwa mayoritas rakyat Jakarta, dua per tiga rakyat Jakarta memberi penilaian bahwa Pak Foke tidak berhasil,"katanya.
Namun Gerindra tak masalah kalau Foke meneruskan ke putaran ke dua. Namun tentu sesumbar Foke Pilgub hemat menjadi tak terealisasi. Selain itu, tren kemenangan Jokowi juga semakin terlihat.
"Namun untuk tetap maju ke putaran kedua itu juga adalah hak Pak Foke. Kalaupun itu yang dipilih kita menghargai. Tapi harus dilihat kalau tren keinginan perubahan itu tidak bisa dibendung lagi, ada keinginan rakyat Jakarta untuk memulai perubahan itu dari Jakarta saja. Ada keinginan merubah Indonesia dari Jakarta. Karena kemenangan Jokowi ini betul-betul bukan karena uang. Dia datang dengan komitmen serius untuk memberantas korupsi Indonesia,"pungkasnya.
Seperti diketahui dari hasil rekapitulasi di 4 wilayah di Jakarta hari ini suara pasangan Jokowi-Ahok unggul dari semua pasangan yang ada. Jokowi-Ahok menang di Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Jakarta Timur. Sementara itu KPU Wilayah Jakarta Selatan hingga siang ini belum merampungkan penghitungannya.
Ikuti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV
(van/mpr)
Baca Juga
Twitter Recommendation
-
Harga BBM Naik, Tarif Angkutan DKI Diusulkan Naik 30 %
587 share this. -
Demo Hingga Tengah Malam, Mahasiswa Bentrok dengan Polisi
566 share this. -
Siap-siap! Hari Ini Air PAM di Depok Bakal Mati 4 Jam
531 share this. -
Pertama di Indonesia! Pemakai Diampuni karena Ungkap Mafia Narkoba
495 share this. -
Mengerikan! 9 Siswa di Nigeria Ditembak Mati Saat Ujian
348 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Rabu, 19/06/2013 15:33 WIB
Imparsial Imbau SBY Pilih Kapolri dari Bintang 3 yang Tidak Karbitan
-
Rabu, 19/06/2013 15:30 WIB
Mobil Camry Wamen ESDM Terobos Masuk Jalur TransJ di Sudirman
-
Rabu, 19/06/2013 15:29 WIB
Tanker Pengangkut Solar Illegal Bayar Rp 13 juta ke Oknum Pelabuhan
-
Rabu, 19/06/2013 15:21 WIB
Bea Cukai Amankan 18 Ribu Botol Minuman Keras Ilegal di Medan
-
Rabu, 19/06/2013 15:13 WIB
Soal Pengganti Taufiq Kiemas, Pramono: DPP PDIP Akan Rapat Besok
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Saling Lontar Sindiran, Kubu Tifatul dan Anis Matta Adu Kuat di PKS?
-
Rabu, 19/06/2013 13:07 WIB
Ini 5 Penampakan Aksi 'Tikus' di Bandara
-
Rabu, 19/06/2013 14:08 WIB
Celoteh Jokowi tentang Kecelakaan hingga Jarang Berbaju Lengan Pendek
-
Rabu, 19/06/2013 14:17 WIB
Banyak Dihujat di Twitter, Fahri Hamzah Anggap Sebagai Latihan
-
Rabu, 19/06/2013 14:25 WIB
Polri akan Akomodir Polwan yang Ingin Berjilbab
-
Rabu, 19/06/2013 14:48 WIB
Jokowi Nilai Prananda Prabowo Berpotensi Jadi Penerus Mega
-
Rabu, 19/06/2013 13:16 WIB
Rumor 'Soekarno Kecil' Disiapkan Jadi Penerus Tahta Mega
-
Rabu, 19/06/2013 12:38 WIB
Perempuan Asal Lembata yang Dimakan Buaya Hamil 5 Bulan
-
431 Komentar
-
359 Komentar
-
291 Komentar
-
260 Komentar
-
229 Komentar
-
210 Komentar
-
203 Komentar
-
198 Komentar
-
Rabu, 19/06/2013 14:22 WIB
Penerus Mega di PDIP
Effendi Simbolon Buka-bukaan Soal Prospek Politik Prananda dan Puan
Prananda dan Puan Maharani disebut-sebut disiapkan menjadi penerus tahta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Anak kedua Mega, Prananda (43), diyakini sebagia pembawa ideologi kakeknya, Bung Karno.
ProKontra
Index »
Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019
Pro
Kontra
MustRead
close
-
Rabu, 19/06/2013 12:01 WIB
Makam Sabeni Sempat Numpang di Ruang Tamu Sebelum Dipindah ke Karet
-
Rabu, 19/06/2013 11:39 WIB
Pesan Mahfudz untuk Tifatul Cs: Santai Aja Bro
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer




_10.gif)





_5.gif)






_4.gif)
Mudik selalu dirindukan bagi setiap perantau. Tak terkecuali bagi Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso. Beliau curhat tentang dirinya yang tidak pernah mudik dan susahnya mengatur pemudik.
Giatnya Pemerintah memperjuangkan munculnya regulasi (Peraturan Menteri Perindustrian) tentang Low Cost and Green Car (LCGC) bersama-sama DPR-RI membuktikan bahwa Pemerintah sekarang tidak pro angkutan umum.

