detikcom
Senin, 16/07/2012 18:13 WIB

Jelang Ramadan, Polisi Gencar Gelar Razia Bagi Pelanggar Lalu-lintas

Danu Mahardika - detikNews
Jakarta - Menjelang bulan suci Ramadan, jajaran Kepolisian Daerah Metro Jaya akan rutin menggelar razia. Razia ditujukan bagi pengendara yang melanggar aturan lalu-lintas.

"Menghadapi Hari Raya Idul Fitri Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Patuh Jaya. Sasarannya adalah pengendara yang ugal-ugalan, melanggar parkir, melanggar traffic light, tidak pakai helm, tidak pakai seat belt dan juga yang melanggar jalur busway," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto di kantornya Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Senin (16/7/2012).

Rikwanto mengatakan operasi tersebut akan digelar pada 16 hingga 29 Juli 2012. Sebanyak 2.896 personel dari jajaran polda dan polres akan diturunkan dalam operasi tersebut.

"Personel akan ada di sudut jalan dan dari pinggiran Jakarta dan sekitarnya," terangnya.

Rikwanto juga menegaskan balap liar yang masih ada di jalan-jalan di Jakarta akan ditindak. Sementara itu Operasi Ketupat akan digelar pada H-7 Lebaran.

(mpr/nwk)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
      50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
      Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
      Gb Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
    ProKontra Index »

    Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS

    PKS melakukan perlawanan ke KPK dengan akan melaporkan penyidik KPK ke Mabes Polri. Menurut konsultan politik Dimas Oky Nugroho dari Akar Rumput Strategic Political Consulting, aksi PKS ini justru akan menjadi bumerang, kehilangan simpati publik. Lebih baik, PKS tak ikut campur dalam kasus Luthfi Hasan Ishaaq. PKS bisa mencontoh partai lainnya bila berhadapan dengan KPK dengan melakukan pembersihan internal. Bila Anda setuju dengan pernyataan Dimas Oky Nugroho, pilih Pro!
    Pro
    46%
    Kontra
    54%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel