Senin, 16/07/2012 14:56 WIB

Datangi RSUD Pasar Rebo, Foke: Cuci Darah di Jakarta Gratis

Pandu Triyuda - detikNews
Jakarta - Gubernur DKI Fauzi Bowo mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasar Rebo, Jakarta Timur. Kepada para pasiennya, Foke menegaskan biaya cuci darah di rumah sakit itu gratis selama memegang kartu keluarga miskin.

"Saya juga ingin menyampaikan informasi buat mereka punya kartu keluaga miskin, berobat cuci darah di Jakarta tidak dikenakan biaya apa pun, jadi itu free of charge sampai nanti sembuh," ujar Foke di sela-sela kunjungan kerja ke RSUD Pasar Rebo, Senin (16/7/2012).

Menurut pria berkumis ini, RSUD Pasar Rebo memiliki kedudukan strategis di dunia medis Jakarta. Pasiennya, tidak hanya datang dari ibukota namun dari berbagai dearah lain di Indonesia.

"Rumah sakit Pasar Rebo memiiliki kedudukan strategis, tetapi datang juga dari Depok, Bekasi. Kita tentu memberikan pelayanan tanpa membeda-bedakan," sambungnya.

Dari hasil audit kerja Pemprov DKI, RSUD Pasar Rebo berencana untuk menambah sejumlah fasilitas guna memberikan pelayanan maksimal kepada pasien. Salah satunya adalah kapasitas tempat tidur dan cuci darah.

"Fasilitas UGD akan kita konversi menjadi tempat hemodialysis, jadi cuci darah, sekarang lima mesin, menjadi 20 mesin cuci darah, jadi tambah 15 unit cuci darah," ungkapnya.




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mad/mad)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
82%
Kontra
18%