detikcom
Senin, 16/07/2012 11:16 WIB

Jokowi di Solo, Tinjau Proyek Gapura yang Molor

Muchus Budi R. - detikNews
Dok detikcom
Solo - Selain bersiap di putaran kedua Pilgub DKI, Jokowi masih harus bekerja di Solo. Hari ini, walikota berlatar belakang pengusaha mebel ini meninjau pembangunan gapura batas kota di Jalan Adi Sucipto, Solo.

Dengan mengenakan setelan celana hitam, baju putih lengan panjang lengkap dengan dasi, Jokowi meninjau dan mengobrol dengan para pekerja maupun pengawas proyek. Dia mengakui proyek tersebut molor dari batas waktu yang telah diberikan sebelumnya. Untuk itu, dia memberi deadline kepada pemborong untuk menyelesaikan proyek tersebut akhir bulan ini.

"Ya memang molor, tapi ini karena kerja pemborongnya mundur-mundur terus. Tapi sudah saya beri peringatan tegas bahwa akhir bulan ini proyek gapura ini sudah harus selesai. Kali ini saya perlu mengontrol," ujar Jokowi kepada wartawan di lokasi pembangunan, Senin (16/7/2012).

Gapura tersebut berbentuk melengkung dengan mahkota raksasa di bagian kepala gapura. Letak gapura tersebut berada di perbatasan kabupaten Karanganyar dengan kota Solo. Semua tamu dari Bandara Internasional Adi Sumarmo menuju Solo, pasti akan melewati gapura tersebut.

Bentuk mahkota yang dipilih memang tipe mahkota Jawa seperti yang sering ditemui dalam bentuk mahkota yang dipakai tokoh-tokoh raja dalam pewayangan Jawa. Pemilihan bentuk mahkota Jawa tersebut, menurut Jokowi, adalah sebagai bagian dari penguatan indentitas Kota Solo sebagai salah satu kota pusat budaya Jawa. "Ini untuk menguatkan indentitas kota," ujarnya.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan akan semakin memperketat kontrol dalam penyelesaian proyek tersebut akan bisa selesai sesuai target waktu dan mutunya. "Yang namanya kerja memang harus ada menajemen kontrol. Harus dikontrol tiap hari. Kalau tidak nanti hasilnya kurang baik. Misalnya ukuran besinya tidak sesuai ukuran atau campuran semennya kurang tepat dan sebagainya," kata Jokowi.


Bahan makanan sisa restoran dimanfaatkan oknum pedagang curang. Kemana saja produk olahan mereka dijual? Saksikan penelusurannya di "Reportase Investigasi" pukul 16.45 WIB, hanya di Trans TV.

(mbr/try)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000